BMKG Ungkap Ratusan Gempa Susulan Pasca Guncangan Utama Magnitudo 7,6 di Bitung
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Manado, Sulawesi, mengungkapkan data mengejutkan terkait gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis, 2 April 2026. Pasca kejadian utama tersebut, tercatat sebanyak 960 gempa susulan telah terjadi hingga Minggu, 5 April 2026.
Data dan Informasi dari BMKG
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, menyampaikan bahwa hingga Minggu pukul 11:48 WIB, jumlah gempa bumi susulan yang dirasakan oleh masyarakat mencapai 22 kali. "Ini adalah fenomena yang umum setelah terjadinya gempa bumi utama berkekuatan besar," jelas Zulkifli di Manado, seperti dilansir dari Antara.
Gempa susulan tersebut terjadi dengan magnitudo yang bervariasi, namun umumnya lebih kecil dibandingkan gempa utama. Zulkifli menuturkan bahwa proses ini merupakan bagian dari penyesuaian kerak bumi akibat perubahan distribusi tegangan setelah gempa utama.
Proses Alamiah Penyesuaian Kerak Bumi
Menurut penjelasan Zulkifli, saat gempa utama terjadi, energi yang sangat besar dilepaskan secara tiba-tiba sehingga menyebabkan pergeseran pada bidang patahan. Peristiwa ini mengubah keseimbangan tegangan di sekitar zona sumber gempa.
Akibatnya, bagian kerak bumi yang sebelumnya dalam kondisi stabil menjadi mengalami ketidakseimbangan dan memicu pelepasan energi lanjutan dalam bentuk gempa susulan. Zulkifli menambahkan, gempa susulan dapat terjadi dalam jumlah yang cukup banyak pada fase awal, kemudian frekuensinya akan berangsur menurun seiring waktu.
"Hal ini menunjukkan bahwa sistem kerak bumi secara bertahap sedang menuju kondisi yang lebih stabil," ujarnya. Dengan demikian, kejadian gempa susulan yang terjadi saat ini merupakan proses alamiah yang menunjukkan bahwa kerak bumi sedang melakukan penyesuaian untuk mencapai kembali kondisi kestabilannya.
Dampak dan Pemantauan Lanjutan
Gempa utama magnitudo 7,6 di Bitung telah menyebabkan kerusakan, termasuk pada Gedung KONI Manado. BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan ini untuk memberikan peringatan dini dan informasi terkini kepada masyarakat.
Zulkifli menekankan bahwa meskipun gempa susulan terjadi dalam jumlah ratusan, hal ini adalah bagian dari siklus alam yang normal pasca gempa besar. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait kesiapsiagaan bencana.



