Sulut Diguncang 93 Gempa Susulan Usai Tsunami Kecil di Bitung, Ini Daftar Daerah Terdampak
93 Gempa Susulan Guncang Sulut Usai Tsunami Bitung

Sulut Diguncang Gempa Susulan 93 Kali usai Tsunami Kecil di Bitung, Ini Daerah-Daerah Terdampak

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa wilayah Sulawesi Utara telah mengalami 93 aktivitas gempa bumi susulan pada Kamis pagi, 2 April 2026. Data ini tercatat hingga pukul 12.00 WIB, dengan magnitudo gempa berkisar antara 2,8 hingga 5,8.

Monitoring Intensif dan Tren Gempa Susulan

Kepala BMKG, Prof. Teuku Faisal Fathani, menyampaikan informasi ini dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Gempa Sulawesi Utara. "Ini adalah hasil monitoring kami hingga pukul 12.00, itu telah terjadi 93 aktivitas gempa bumi susulan Bapak Ibu sekalian dengan magnitudo 2,8 hingga 5,8," jelas Faisal.

Faisal menekankan bahwa pihaknya akan terus memantau frekuensi pergerakan gempa. Ia mengungkapkan bahwa tren gempa bumi susulan biasanya berlangsung selama satu hingga dua hari, namun dalam beberapa kasus dapat berlanjut hingga dua minggu. "Ini adalah frekuensi yang terus kita pantau. Biasanya setelah satu atau dua hari trennya. Nanti akan kita pelajari apakah dapat berakhir dalam satu minggu, kadang-kadang dua minggu, ini tergantung situasi di sana," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Intensitas Dampak dan Daerah Terdampak

Lebih lanjut, Faisal menjelaskan bahwa dampak gempa dengan intensitas tertinggi mencapai skala 5 sampai 6 MMI (Modified Mercalli Intensity). "Itu getaran dirasakan oleh semua penduduk, kebanyakan semua terkejut lari ke luar, plester dinding jatuh, dan cerobong asap pabrik rusak apabila ada, kerusakan ringan," paparnya.

Daerah yang merasakan dampak getaran dengan intensitas tertinggi ini meliputi Kota Ternate dan Kota Manado, di mana hampir seluruh masyarakat merasakannya. Sementara itu, intensitas dampak getaran 2 sampai 3 dirasakan di beberapa titik lainnya, seperti:

  • Gorontalo
  • Gorontalo Utara
  • Bone Bolango
  • Bone Selatan
  • Pohuwato

Faisal juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai peningkatan keaktifan gunung api di daerah Maluku Utara, yang dipicu oleh pergeseran akibat gempa pagi ini.

Tsunami Kecil di Bitung dan Gempa Utama

Sebelumnya, tsunami kecil terjadi di Perairan Bitung, Sulawesi Utara, akibat gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6. Gempa utama ini mengguncang wilayah laut di tenggara Kota Bitung pada Kamis, 2 April 2026, pukul 05.48 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 1,25 LU dan 126,25 BT dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan dirasakan sangat kuat selama 10 hingga 20 detik di Kota Bitung dan sekitarnya, serta juga dirasakan kuat di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kondisi ini menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat, yang berhamburan keluar rumah.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyatakan bahwa hingga pukul 07.00 WIB, tercatat dua gempa susulan dengan magnitudo 5,5 pada pukul 06.07 WIB dan magnitudo 5,2 pada pukul 06.12 WIB.

Imbauan Resmi dari BMKG

Dalam situasi ini, Faisal mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG. "Kami mengimbau agar tetap memastikan informasi resmi yang bersumber dari BMKG," tegasnya. Hal ini penting untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat dan memastikan keselamatan warga di daerah terdampak.

Dengan terus meningkatnya aktivitas gempa susulan, pemantauan ketat dan koordinasi antar lembaga menjadi kunci dalam penanganan darurat bencana ini. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber terpercaya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga