Amnesty International Ungkap Hukuman Mati di Korea Utara untuk Penonton Drama Korea
Hukuman Mati di Korea Utara untuk Penonton Drama Korea

Amnesty International Ungkap Praktik Penindasan Ekstrem di Korea Utara

Laporan terbaru dari organisasi hak asasi manusia internasional, Amnesty International, telah mengungkapkan kesaksian yang sangat mengerikan mengenai praktik penindasan ekstrem yang terjadi di Korea Utara. Berdasarkan wawancara dengan para pelarian dari negara tersebut, terungkap bahwa warga Korea Utara, termasuk anak-anak sekolah, menghadapi risiko hukuman yang sangat berat hanya karena terlibat dalam aktivitas budaya populer dari Korea Selatan.

Hukuman Berat untuk Aktivitas Sederhana

Aktivitas yang dianggap sederhana di banyak negara, seperti menonton drama Korea Selatan atau mendengarkan musik K-pop, diperlakukan sebagai kejahatan berat terhadap negara di Korea Utara. Kesaksian para pelarian menunjukkan bahwa mereka yang tertangkap melakukan hal ini dapat menghadapi konsekuensi yang mengerikan, termasuk:

  • Hukuman mati untuk kasus-kasus yang dianggap parah.
  • Dikirim ke kamp kerja paksa dengan kondisi yang sangat buruk.
  • Dipermalukan di ruang publik sebagai bentuk hukuman sosial.

Hal ini menandakan tingkat kontrol yang ketat dari pemerintah Korea Utara terhadap kehidupan sehari-hari warganya, bahkan dalam hal hiburan dan budaya.

Konten Populer yang Menjadi Pemicu

Laporan tersebut menyebutkan beberapa konten populer yang sering menjadi pemicu hukuman paling berat di Korea Utara. Serial drama Korea Selatan seperti Crash Landing on You dan Descendants of the Sun, serta serial Netflix Squid Game, disebut-sebut sebagai contoh konten yang dilarang keras. Pemerintah Korea Utara menganggap konten-konten ini sebagai ancaman terhadap ideologi negara dan dapat mempengaruhi pikiran warganya.

Amnesty International menekankan bahwa praktik semacam ini merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, termasuk hak untuk kebebasan berekspresi dan informasi. Organisasi ini mendesak komunitas internasional untuk memberikan perhatian lebih terhadap situasi di Korea Utara dan mendukung upaya-upaya untuk melindungi warga yang rentan.

Laporan ini juga menyoroti bagaimana anak-anak sekolah tidak luput dari hukuman ini, menunjukkan bahwa penindasan budaya telah merambah ke semua lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Hal ini dapat memiliki dampak jangka panjang pada perkembangan psikologis dan sosial anak-anak di Korea Utara.