Video Polisi Diterkam Buaya Ternyata Hoaks Hasil AI
Video Polisi Diterkam Buaya Hoaks Hasil AI

Sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi diterkam buaya beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak beberapa orang berusaha menyelamatkan polisi yang terjepit di mulut buaya. Namun, Tim Cek Fakta Kompas.com memastikan bahwa video tersebut adalah hoaks dan merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI).

Asal Usul Video Hoaks

Video penyelamatan polisi yang diterkam buaya pertama kali dibagikan oleh akun Facebook pada 8 April 2026. Narasi yang menyertainya berbunyi: "berusaha menyelamatkan nyawa polisi yg di terkam buaya". Video ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warganet.

Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta

Setelah melakukan penelusuran mendalam, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video tersebut bukanlah rekaman kejadian nyata. Teknologi AI digunakan untuk memanipulasi gambar sehingga tampak seperti peristiwa sungguhan. Ciri-ciri manipulasi AI terlihat dari ketidakwajaran gerakan, bayangan, dan detail visual lainnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Video merupakan hasil rekayasa digital menggunakan AI.
  • Tidak ada bukti bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi.
  • Penyebaran hoaks semacam ini dapat meresahkan masyarakat.

Dampak dan Imbauan

Hoaks seperti ini berpotensi menimbulkan kepanikan dan kesalahpahaman. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Jangan mudah percaya dengan video yang tampak dramatis tanpa sumber yang jelas.

Tim Cek Fakta Kompas.com akan terus memantau dan mengklarifikasi informasi palsu yang beredar. Warga net dapat melaporkan konten mencurigakan untuk ditindaklanjuti.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga