KOMPAS.com - Sebuah foto yang beredar di media sosial diklaim menampilkan ratusan tentara Israel tewas terbunuh oleh Iran di perbatasan Selat Hormuz. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut ternyata merupakan hasil rekayasa berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Narasi yang Beredar
Foto yang diklaim menampilkan ratusan tentara Israel terbunuh di perbatasan Selat Hormuz dibagikan oleh beberapa akun Facebook. Akun-akun tersebut membagikan foto sejumlah tentara dengan seragam militer Israel yang tergeletak di sebuah kapal berbendera Iran. Narasi yang menyertai foto tersebut menyebutkan bahwa Iran berhasil membunuh ratusan tentara Israel dalam sebuah serangan di Selat Hormuz.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa foto tersebut bukanlah foto asli. Foto tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi AI. Beberapa ciri khas dari gambar hasil AI, seperti ketidakwajaran pada detail seragam, bayangan yang tidak konsisten, dan artefak visual lainnya, terlihat jelas pada foto tersebut.
- Foto tidak memiliki sumber resmi dari media terpercaya.
- Analisis metadata menunjukkan tanda-tanda penggunaan perangkat lunak AI generatif.
- Pakar forensik digital mengonfirmasi bahwa gambar tersebut adalah palsu.
Dengan demikian, klaim bahwa foto tersebut menunjukkan ratusan tentara Israel tewas di Selat Hormuz adalah tidak benar. Masyarakat diimbau untuk lebih kritis terhadap informasi yang beredar di media sosial dan selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya.



