Delegasi Amerika Serikat (AS) membuang barang dan suvenir yang diberikan pejabat China sebelum menaiki pesawat Air Force One di Beijing pada Jumat, 15 Mei 2026. Langkah ini dilakukan karena kekhawatiran akan potensi spionase, pelacakan, dan risiko keamanan siber.
Foto Viral Ternyata Rekayasa AI
Di media sosial, beredar foto yang diklaim menunjukkan momen delegasi AS membuang hadiah dari pejabat China. Barang-barang tersebut tampak menumpuk di tong sampah di bandara. Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, foto itu ternyata merupakan hasil rekayasa berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kekhawatiran Keamanan Siber
Keputusan delegasi AS untuk membuang suvenir tersebut didasari oleh protokol keamanan yang ketat. Barang-barang dari pihak asing kerap dianggap berpotensi mengandung alat pelacak atau perangkat spionase tersembunyi. Langkah ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh delegasi AS dalam kunjungan ke luar negeri.
Meski demikian, penyebaran foto palsu ini menunjukkan bagaimana informasi yang menyesatkan dapat dengan cepat menyebar di era digital. Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.



