KOMPAS.com - Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus, mengalami kebutaan permanen. Kabar tersebut mulai menyebar pada April 2026, di tengah proses penyelidikan kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh empat anggota TNI.
Fakta di Balik Narasi
Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut dinyatakan tidak benar dan perlu diluruskan. Tidak ada bukti medis yang mendukung klaim bahwa Andrie Yunus buta permanen. Informasi yang salah ini pertama kali disebarkan oleh beberapa akun Facebook, antara lain yang dapat dilihat di tautan ini, ini, ini, dan ini.
Klarifikasi dari Kontras
Pihak Kontras dengan tegas membantah kabar tersebut. Mereka menyatakan bahwa kondisi kesehatan Andrie Yunus tidak separah yang digambarkan dalam informasi hoaks. Hingga saat ini, Andrie Yunus masih dalam proses pemulihan dan penglihatannya tidak mengalami kerusakan permanen.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Selalu periksa fakta dari sumber terpercaya sebelum menyebarkan berita.



