WHO Peringatkan 12 Negara Pantau Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius
WHO Peringatkan Pantau Penumpang Kapal MV Hondius

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengeluarkan peringatan kepada 12 negara untuk memantau dan melacak penumpang yang turun dari kapal pesiar MV Hondius. Langkah ini diambil setelah ditemukannya wabah hantavirus (strain Andes) yang melanda kapal tersebut.

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

Meskipun wabah diperkirakan akan tetap terbatas, WHO memperingatkan kemungkinan munculnya kasus baru dalam beberapa hari ke depan. Hantavirus adalah penyakit yang dapat menyebabkan sindrom paru-paru hantavirus (HPS) yang parah dan sering kali fatal.

Update Kasus dan Masa Inkubasi

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan pada Kamis (7/5/2026) bahwa sejauh ini telah dilaporkan lima kasus terkonfirmasi dan tiga kasus suspek, termasuk tiga orang di antaranya meninggal dunia. Masa inkubasi hantavirus berkisar antara dua hingga empat minggu, sehingga pemantauan ketat diperlukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Negara-negara yang terkena dampak diminta untuk meningkatkan pengawasan kesehatan di pintu masuk pelabuhan dan melakukan pelacakan kontak secara agresif. WHO juga merekomendasikan karantina bagi penumpang yang menunjukkan gejala awal seperti demam, nyeri otot, dan sesak napas.

Kapal MV Hondius saat ini sedang dalam perjalanan dan pihak berwenang setempat bekerja sama dengan WHO untuk mengendalikan situasi. Peringatan ini menekankan pentingnya respons cepat dalam menangani penyakit menular di lingkungan tertutup seperti kapal pesiar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga