KOMPAS.com - Puluhan mantan penumpang kapal pesiar MV Hondius saat ini tengah dilacak terkait wabah Hantavirus yang mewabah di kapal tersebut. Penumpang-penumpang itu telah turun dari MV Hondius sebelum wabah Hantavirus pertama kali terdeteksi di kapal tersebut.
Upaya Pelacakan oleh Otoritas Kesehatan
Dikutip dari AP News, Jumat (8/5/2026), otoritas kesehatan di berbagai negara juga berupaya untuk melacak orang lain yang mungkin telah melakukan kontak dengan mereka sejak saat itu. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari virus yang berbahaya ini.
Kematian Pertama Akibat Hantavirus
Adapun kematian pertama di MV Hondius terjadi pada seorang penumpang pria berusia 70 tahun berkebangsaan Belanda pada 11 April 2026. Kejadian ini menjadi alarm bagi otoritas kesehatan global untuk segera mengambil tindakan.
Hantavirus dikenal sebagai virus yang ditularkan melalui tikus dan dapat menyebabkan penyakit paru-paru yang serius. Gejala awal mirip flu, namun dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan akut. Otoritas kesehatan mengimbau siapa pun yang pernah berada di kapal tersebut untuk segera melapor dan menjalani pemeriksaan kesehatan.



