Cara Makan Es Krim dengan Lebih Sehat Tanpa Khawatir Kalori
Cara Makan Es Krim Lebih Sehat Tanpa Khawatir Kalori

Siapa yang tidak suka makan es krim? Terutama saat cuaca panas, seporsi es krim terasa sangat menyegarkan. Namun, di balik kenikmatannya, es krim mengandung gula, lemak, dan kalori yang perlu diwaspadai. Agar tidak asal menyendok, ada beberapa cara menikmati es krim dengan lebih sehat tanpa harus menghilangkan kesenangannya.

Batasi Konsumsi Hingga Satu Porsi

Ukuran porsi sangat menentukan jumlah kalori, gula, dan lemak yang masuk ke tubuh saat menikmati es krim. Satu porsi es krim sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Sebagai gambaran, setengah cup (sekitar 125 mililiter) es krim vanila mengandung sekitar 137 kalori, 14 gram gula, 7,26 gram lemak, dan 15,58 gram karbohidrat, dilansir dari PCNA (Preventive Cardiovascular Nurses Association), Rabu (29/7/2026).

Dengan membatasi satu porsi, Anda bisa mengontrol asupan kalori harian. Jangan tergoda untuk mengambil porsi besar atau menambah scoop kedua, karena setiap tambahan akan melipatgandakan kandungan gula dan lemak.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pilih Es Krim dengan Kandungan Gula Lebih Rendah

Di pasaran, banyak tersedia es krim yang diklaim rendah gula atau menggunakan pemanis buatan. Meski lebih sehat, tetap perhatikan label nutrisinya. Beberapa produk es krim rendah lemak justru menambahkan lebih banyak gula untuk mempertahankan rasa. Pilihlah es krim dengan kandungan gula tidak lebih dari 10-15 gram per porsi.

Tambahkan Topping Buah Segar

Alih-alih menambahkan sirup, cokelat manis, atau saus karamel, gantilah dengan buah segar seperti stroberi, blueberry, atau pisang. Buah-buahan mengandung serat, vitamin, dan antioksidan yang dapat menyeimbangkan asupan gula dari es krim. Serat juga membantu memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula darah tidak melonjak drastis.

Kombinasikan dengan Aktivitas Fisik

Jika Anda tetap ingin menikmati es krim favorit, imbangi dengan aktivitas fisik. Misalnya, berjalan kaki selama 20-30 menit setelah mengonsumsi es krim dapat membantu membakar sebagian kalori yang masuk. Aktivitas fisik juga meningkatkan metabolisme tubuh.

Nikmati Es Krim Sebagai Camilan, Bukan Pengganti Makanan

Hindari menjadikan es krim sebagai pengganti sarapan, makan siang, atau makan malam. Es krim tidak menyediakan nutrisi lengkap seperti protein, serat, dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Konsumsilah es krim sebagai camilan sesekali, misalnya dua hingga tiga kali dalam seminggu, untuk menjaga keseimbangan gizi.

Dengan menerapkan tips di atas, Anda tetap dapat menikmati es krim tanpa rasa bersalah. Ingat, kunci utama adalah moderasi dan pilihan yang cerdas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga