Lansia 70 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Bogor Setelah 5 Hari Tak Terlihat
Lansia Meninggal di Rumah Bogor Setelah 5 Hari Tak Terlihat

Lansia 70 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Bogor Setelah 5 Hari Tak Terlihat

Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial K berusia 70 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian tragis ini terungkap setelah korban tidak terlihat keluar rumah selama sekitar lima hari terakhir, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat.

Proses Evakuasi Dilakukan oleh Tim Gabungan

Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah menjelaskan bahwa proses evakuasi penemuan mayat telah dilaksanakan dengan melibatkan berbagai instansi. Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, PMI Kabupaten Bogor, serta personel piket fungsi Polsek Parung turun tangan menangani kasus ini pada Rabu (11/3/2026).

Jenazah korban ditemukan pada pukul 02.00 WIB dini hari. Awalnya, sejumlah remaja yang sedang berada di sekitar lokasi mencium bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban. "Kemudian mencium bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban," beber Kapolsek Maman Firmansyah.

Penemuan oleh Warga Setelah Laporan Remaja

Remaja yang merasa curiga kemudian melaporkan hal tersebut kepada Ketua RT setempat. Pengecekan pun dilakukan ke rumah korban, di mana pintu ditemukan dalam keadaan tidak terkunci. Setelah masuk ke dalam rumah, warga menemukan korban dalam posisi telentang dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap, yang diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya.

Warga segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Investigasi awal mengungkap bahwa korban memiliki riwayat penyakit yang menjadi faktor penting dalam kasus ini.

Riwayat Penyakit Jantung dan Penolakan Autopsi

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. "Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan tidak terlihat keluar rumah sekitar lima hari terakhir," ucap Kapolsek Maman Firmansyah. Kondisi kesehatan ini diduga berkontribusi pada kejadian meninggalnya korban.

Pihak keluarga kemudian menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah yang harus dihadapi. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut sebelum dimakamkan sesuai tradisi dan kepercayaan keluarga.

Situasi Lokasi Dinyatakan Aman dan Kondusif

Setelah proses evakuasi dan penanganan jenazah selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif oleh pihak berwajib. Tidak ada indikasi tindak kriminal dalam kasus ini, sehingga kepolisian menutup penyelidikan dengan kesimpulan bahwa kematian disebabkan oleh faktor alamiah terkait kondisi kesehatan korban.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama dalam memperhatikan kondisi lansia di lingkungan sekitar. Komunikasi rutin dan pemantauan kesehatan lansia yang tinggal sendiri sangat diperlukan untuk mencegah insiden serupa terulang di masa depan.