Stres di tempat kerja sering kali dihadapi dengan saran umum seperti berolahraga, makan sehat, tidur cukup, dan mengurangi kebiasaan buruk. Namun, penelitian terbaru dari Occupational Health Science yang diterbitkan pada April 2026 menunjukkan bahwa tidak semua kebiasaan sehat memberikan perlindungan yang sama terhadap stres kronis akibat kerja.
Data 10 Tahun dari Kanada
Penelitian ini menggunakan data survei nasional terhadap 2.871 pekerja di Kanada yang dikumpulkan selama satu dekade. Para peneliti menganalisis lima perilaku utama dan hubungannya dengan dampak stres kerja terhadap kesehatan secara umum.
Lima Perilaku yang Diteliti
- Pola makan
- Olahraga
- Kualitas tidur
- Konsumsi alkohol
- Frekuensi merokok
Hasilnya, olahraga terbukti menjadi faktor paling efektif dalam melindungi pekerja dari efek negatif stres kronis. Sementara itu, tidur yang cukup dan pola makan sehat juga penting, namun tidak sekuat olahraga dalam mengurangi dampak stres.
Penelitian ini menekankan pentingnya aktivitas fisik sebagai strategi utama mengelola stres kerja, meskipun kebiasaan sehat lainnya tetap dianjurkan untuk kesehatan secara keseluruhan.



