Jangan Sepelekan Demam dan Tanda Biru, Denada Ungkap Gejala Sebelum
Denada Ungkap Gejala Sebelum Demam dan Tanda Biru

Penyanyi Denada membagikan pengalamannya terkait gejala yang dialaminya sebelum munculnya demam dan tanda biru pada kulit. Ia mengingatkan publik untuk tidak menyepelekan gejala-gejala tersebut karena bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang serius.

Gejala Awal yang Dialami Denada

Menurut Denada, sebelum mengalami demam dan munculnya tanda biru, ia merasakan beberapa gejala awal seperti kelelahan yang tidak biasa dan nyeri sendi. "Saya pikir itu hanya kelelahan biasa, tapi ternyata ada yang lebih serius," ujarnya dalam sebuah wawancara.

Denada juga mengungkapkan bahwa ia sempat mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan yang drastis. "Dalam waktu satu minggu, berat badan saya turun hingga 5 kilogram tanpa sebab yang jelas," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tanda Biru pada Kulit

Salah satu gejala yang paling mencolok adalah munculnya tanda biru atau memar pada kulit tanpa sebab yang jelas. "Awalnya saya kira hanya terbentur, tapi memar itu muncul di beberapa tempat sekaligus," jelas Denada.

Menurut dokter, tanda biru tersebut bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada pembekuan darah atau masalah pada sumsum tulang. "Ini adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan," kata Dr. Andi, seorang hematolog yang menangani Denada.

Pentingnya Deteksi Dini

Denada menekankan pentingnya deteksi dini dan tidak menunda pemeriksaan ke dokter. "Jika saya menunda, mungkin kondisinya akan lebih parah. Saya bersyukur segera mendapat penanganan," ungkapnya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan tubuh. "Jangan anggap remeh gejala seperti demam yang tidak kunjung sembuh atau memar yang muncul tiba-tiba. Segera periksakan diri," pesannya.

Dukungan Keluarga dan Penggemar

Selama menjalani perawatan, Denada mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan penggemar. "Mereka menjadi motivasi saya untuk sembuh," katanya.

Ia berharap pengalamannya bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang. "Kesehatan adalah yang utama. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari," tutup Denada.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga