Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Wawang S. Sukarya, mengingatkan bahwa kehamilan di usia 40 tahun ke atas memiliki sejumlah risiko kesehatan. Dalam wawancara dengan Kompas.com pada Sabtu (4/7/2026), ia menegaskan bahwa usia kehamilan yang aman berada di rentang 20-35 tahun.
Risiko Kesehatan bagi Ibu dan Janin
Menurut dr. Wawang, kehamilan di usia di atas 35 tahun meningkatkan risiko komplikasi seperti hipertensi gestasional, diabetes gestasional, dan preeklamsia. Selain itu, risiko keguguran dan kelahiran prematur juga lebih tinggi. Pada janin, potensi kelainan kromosom seperti sindrom Down meningkat seiring bertambahnya usia ibu.
Faktor yang Mendorong Kehamilan di Usia 40
Banyak wanita memilih hamil di usia 40 tahun karena pertimbangan finansial, kesiapan mental, dan stabilitas karier. Namun, dr. Wawang menekankan pentingnya konsultasi prakehamilan dan pemantauan ketat selama kehamilan untuk meminimalkan risiko. “Hamil usia di bawah 20 tahun berisiko, juga di atas 35 tahun,” ujarnya.
Langkah Antisipasi untuk Kehamilan Aman
Bagi wanita yang ingin hamil di usia lanjut, dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk tes genetik dan skrining penyakit. Pola hidup sehat, asupan nutrisi seimbang, dan olahraga teratur juga penting. Pemantauan rutin oleh dokter kandungan sangat diperlukan untuk mendeteksi dini komplikasi.



