Kebakaran TPA Jatiwaringin: 95 Warga Terjangkit ISPA, 60% Api Padam
95 Warga ISPA Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin

Memasuki hari ketujuh kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, dampak kesehatan mulai terlihat. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 334 warga sekitar TPA telah menjalani pemeriksaan kesehatan akibat menghirup asap kebakaran. Dari jumlah tersebut, 95 orang dinyatakan mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Ratusan Warga Diperiksa, Puluhan Terdiagnosis ISPA

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, mengungkapkan bahwa pemeriksaan dilakukan di posko-posko kesehatan yang didirikan sejak awal kebakaran. "Hingga kemarin, Senin (6/7/2026), sudah ada 334 warga yang diperiksa. ISPA sebanyak 95 orang. Seluruhnya diperiksa di posko yang sejak awal kejadian sudah dijaga tenaga kesehatan dan dokter," ujar Hendra saat dihubungi pada Selasa (7/7/2026).

Warga yang terdiagnosis ISPA langsung mendapatkan penanganan medis, termasuk pemberian obat-obatan untuk mencegah komplikasi seperti pneumonia. Kondisi mereka terus dipantau oleh tenaga kesehatan di posko maupun puskesmas terdekat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lima Posko Kesehatan Dibuka

Pemerintah Kabupaten Tangerang telah membuka lima posko layanan kesehatan, terdiri dari empat posko dan satu pos siaga. "Sudah membuka empat posko dan satu pos siaga. Empat posko itu, tiga berada di Kecamatan Rajeg, satu di Kecamatan Sukadiri, sedangkan pos siaga berada di TPA Jatiwaringin, Mauk," jelas Hendra. Posko-posko ini melayani pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian masker bagi warga yang terdampak asap.

Update Pemadaman Api: 60% Berhasil Dipadamkan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang memastikan sekitar 60 persen titik api telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, asap pekat masih menyelimuti kawasan sekitar TPA. Warga diimbau untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko gangguan pernapasan.

Proses pemadaman masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dari BPBD, pemadam kebakaran, dan relawan. Upaya pendinginan dilakukan di titik-titik yang masih menyala untuk mencegah api kembali membesar.

Imbauan bagi Warga

Pemerintah daerah mengimbau warga yang mengalami keluhan pernapasan segera memeriksakan diri ke posko kesehatan terdekat. Selain itu, warga diminta membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker jika harus keluar. Dinas Kesehatan juga terus memantau kualitas udara di sekitar TPA untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga