Kepala BGN Dadan Hindayana Terima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
Kepala BGN Terima Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo

Kepala Badan Gizi Nasional Dianugerahi Bintang Jasa Utama oleh Presiden Prabowo Subianto

Dalam sebuah momen yang penuh makna, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, secara resmi menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penganugerahan bergengsi ini dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 13 Februari 2026, yang bertepatan dengan acara groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta.

Dasar Hukum dan Konteks Pemberian Penghargaan

Pemberian Bintang Jasa Utama ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 dan 13 Tahun 2026. Keppres tersebut secara khusus mengatur tentang penganugerahan Bintang Jasa dan Satyalencana Wirakarya, yang menandakan pentingnya penghargaan ini dalam kerangka hukum negara.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penetapan pemberian tanda kehormatan ini merupakan bentuk penghargaan yang mendalam atas jasa-jasa besar yang telah diberikan oleh para penerima, termasuk Dadan Hindayana, terhadap bangsa dan negara Indonesia. Lebih dari sekadar penghargaan, ini juga dimaksudkan sebagai pengakuan atas keteladanan dalam pengabdian yang telah ditunjukkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Acara Groundbreaking SPPG sebagai Latar Belakang

Penganugerahan Bintang Jasa Utama ini berlangsung dalam konteks acara groundbreaking untuk 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Acara tersebut menandai dimulainya pembangunan fasilitas-fasilitas baru yang bertujuan untuk meningkatkan layanan gizi di berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran Presiden Prabowo dalam acara ini memperkuat komitmen pemerintah dalam mendukung upaya perbaikan gizi nasional, yang sejalan dengan kontribusi yang telah diberikan oleh Dadan Hindayana selama ini.

Dadan Hindayana, sebagai Kepala BGN, telah memainkan peran kunci dalam berbagai inisiatif dan program yang bertujuan untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia. Penerimaan Bintang Jasa Utama ini tidak hanya mengakui prestasi individu, tetapi juga menyoroti pentingnya isu gizi dalam agenda pembangunan nasional. Dengan penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan gizi.