Ekonomi Keluarga dan Komunikasi Orangtua-Anak: Dampak pada Tumbuh Kembang
Ekonomi Keluarga dan Komunikasi Orangtua-Anak

Komunikasi antara orangtua dan anak dalam praktiknya seringkali tidak semudah yang dibayangkan. Banyak faktor yang memengaruhi pola pengasuhan orangtua terhadap anak, dengan dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.

Faktor Ekonomi sebagai Kendala Utama

Keadaan ekonomi keluarga seringkali menjadi faktor utama yang menghambat tumbuh kembang anak. Hal ini terjadi karena orangtua terpaksa menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja, sehingga mengurangi interaksi dan perhatian terhadap anak.

Kasus Tragis di Flores, NTT

Sebagai contoh, sebuah kasus menyedihkan terjadi di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Seorang anak berinisial YBR ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon pada tanggal 29 Januari 2026. Insiden ini menggarisbawahi betapa seriusnya dampak dari kurangnya komunikasi dan pengasuhan yang optimal.

Pola pengasuhan yang terhambat oleh tekanan ekonomi dapat menciptakan lingkungan yang tidak mendukung bagi perkembangan emosional dan psikologis anak. Orangtua yang sibuk bekerja mungkin kesulitan untuk menyediakan waktu berkualitas, dukungan emosional, dan bimbingan yang diperlukan anak-anak mereka.

Dampaknya tidak hanya terlihat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat membayangi masa depan anak. Oleh karena itu, penting bagi keluarga dan masyarakat untuk menyadari pentingnya keseimbangan antara tuntutan ekonomi dan kebutuhan pengasuhan anak.