Banyak orang menganggap gula merah atau brown sugar lebih sehat dibandingkan gula putih. Tak sedikit pula yang sengaja mengganti gula putih dengan gula merah karena percaya kandungan nutrisinya lebih baik dan lebih aman untuk kesehatan. Namun, benarkah anggapan tersebut?
Perbedaan Gula Merah dan Gula Putih
Menurut laporan yang dimuat NDTV Food pada (14/6/26), perbedaan antara gula merah dan gula putih ternyata tidak sebesar yang dibayangkan banyak orang. Dari sisi nutrisi dan kalori, keduanya memiliki kandungan yang hampir sama.
Kandungan Nutrisi Hampir Identik
Baik gula merah maupun gula putih sama-sama terbuat dari tebu atau bit gula. Proses produksi gula putih melibatkan pemurnian lebih lanjut untuk menghilangkan molase, sedangkan gula merah mempertahankan sebagian molase sehingga warnanya lebih gelap dan memiliki sedikit rasa karamel. Namun, perbedaan ini tidak secara signifikan mempengaruhi profil nutrisi secara keseluruhan.
- Kalori: Keduanya mengandung sekitar 4 kalori per gram.
- Karbohidrat: Hampir seluruhnya terdiri dari sukrosa, dengan jumlah serat yang sangat kecil.
- Mineral: Gula merah mengandung sedikit lebih banyak kalsium, zat besi, dan kalium karena kandungan molase, tetapi jumlahnya sangat kecil sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan yang berarti.
Dampak pada Kesehatan
Karena kandungan nutrisinya hampir sama, efek gula merah dan gula putih terhadap kesehatan juga serupa. Konsumsi berlebihan kedua jenis gula ini dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan masalah gigi. Oleh karena itu, tidak ada alasan kuat untuk menganggap gula merah secara signifikan lebih sehat.
Meskipun demikian, gula merah dapat menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai rasa yang sedikit berbeda atau ingin menghindari bahan pemutih kimia yang digunakan dalam produksi gula putih. Namun, dari segi kesehatan, keduanya harus dikonsumsi dengan bijak dan dalam jumlah terbatas.



