Pilihan Jurusan Farmasi Unggulan di Indonesia
Bagi calon mahasiswa yang berminat menekuni bidang farmasi, memilih perguruan tinggi dengan reputasi terbaik menjadi langkah awal yang krusial. Pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) 2025 menjadi salah satu acuan untuk menentukan universitas dengan program studi farmasi terbaik di Indonesia. Selain kualitas akademik, biaya kuliah melalui jalur mandiri juga menjadi pertimbangan penting.
Berikut ini adalah empat jurusan farmasi terbaik di Indonesia beserta estimasi biaya kuliah jalur mandiri tahun 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Program Studi Farmasi UGM menduduki peringkat pertama di Indonesia versi QS WUR 2025. UGM menawarkan pendidikan farmasi yang komprehensif dengan fokus pada riset dan inovasi. Untuk jalur mandiri, biaya kuliah di UGM terdiri dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua, dengan kisaran Rp 5.000.000 hingga Rp 20.000.000 per semester. Selain itu, terdapat Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang dibayarkan sekali di awal, berkisar antara Rp 30.000.000 hingga Rp 100.000.000 tergantung program dan kebijakan universitas.
2. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Sekolah Farmasi ITB menempati posisi kedua dalam pemeringkatan QS WUR 2025. ITB dikenal dengan kurikulum yang kuat di bidang kimia farmasi dan teknologi farmasi. Biaya kuliah jalur mandiri di ITB menggunakan sistem UKT dengan rentang Rp 5.000.000 hingga Rp 15.000.000 per semester. Terdapat juga Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) yang dibayarkan per semester dan biaya pengembangan institusi yang dibayarkan sekali, dengan total keseluruhan sekitar Rp 50.000.000 hingga Rp 120.000.000 untuk seluruh masa studi.
3. Universitas Airlangga (UNAIR)
Fakultas Farmasi UNAIR berada di peringkat ketiga nasional versi QS WUR 2025. UNAIR memiliki keunggulan dalam bidang farmasi klinis dan komunitas. Biaya kuliah jalur mandiri di UNAIR menggunakan sistem UKT dengan kisaran Rp 4.000.000 hingga Rp 18.000.000 per semester. Selain itu, terdapat biaya pengembangan pendidikan yang dibayarkan di awal sebesar Rp 20.000.000 hingga Rp 75.000.000. Mahasiswa juga perlu menyiapkan biaya laboratorium dan praktikum yang bervariasi setiap semester.
4. Universitas Indonesia (UI)
Fakultas Farmasi UI menempati peringkat keempat dalam daftar QS WUR 2025. UI menawarkan program farmasi yang terintegrasi dengan ilmu kesehatan lainnya. Biaya kuliah jalur mandiri di UI terdiri dari UKT yang berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 20.000.000 per semester, serta Iuran Pengembangan Lembaga (IPL) yang dibayarkan sekali di awal, sekitar Rp 40.000.000 hingga Rp 110.000.000. UI juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.
Tips Memilih Jurusan Farmasi
Sebelum memutuskan, calon mahasiswa disarankan untuk mempertimbangkan akreditasi, kurikulum, fasilitas laboratorium, dan peluang kerja setelah lulus. Selain itu, penting untuk memahami rincian biaya kuliah di setiap universitas agar dapat merencanakan keuangan dengan baik. Jalur mandiri memang menawarkan kesempatan lebih luas, namun biayanya cenderung lebih tinggi dibandingkan jalur SNBP atau SNBT. Pastikan untuk selalu mengecek informasi terbaru dari website resmi masing-masing universitas karena biaya dapat berubah setiap tahunnya.
Dengan mengetahui peringkat dan biaya kuliah, diharapkan calon mahasiswa dapat membuat keputusan yang tepat dalam memilih jurusan farmasi di Indonesia.



