KOMPAS.com - Roti sourdough sering kali dianggap sebagai alternatif yang "lebih sehat" dibandingkan roti biasa, terutama dalam hal mengontrol kadar gula darah. Namun, apakah anggapan ini sepenuhnya benar secara medis?
Manfaat Roti Sourdough untuk Gula Darah
Mengonsumsi roti sourdough memang terbukti dapat membantu menstabilkan kadar gula darah. Efek positif ini sangat mendukung tubuh untuk menjaga energi dan suasana hati tetap stabil sepanjang hari. Para ahli gizi mengungkapkan bahwa sourdough memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada roti putih maupun roti gandum biasa.
Penjelasan Ahli Gizi
Indeks glikemik yang rendah berarti roti sourdough dicerna lebih lambat, sehingga gula darah tidak melonjak drastis setelah makan. Hal ini berbeda dengan roti putih yang cepat meningkatkan gula darah. Proses fermentasi alami pada sourdough juga menghasilkan asam organik yang memperlambat penyerapan glukosa.
Meskipun demikian, bukan berarti roti sourdough bisa dikonsumsi tanpa batas. Kandungan kalori dan karbohidratnya tetap perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang menjalani diet rendah gula.
Kesimpulan
Roti sourdough memang lebih baik dalam mengontrol gula darah dibandingkan roti biasa, namun tetap harus dikonsumsi secara bijak. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk porsi yang tepat sesuai kondisi kesehatan Anda.



