Seorang petugas kesehatan bernama dokter Fitri Rezkiani dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugas melayani jemaah haji asal Indonesia di Arab Saudi. Korban diduga mengalami gangguan kesehatan yang dipicu oleh reaksi alergi.
Kronologi Kejadian
Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tenggara, Muh Lalan Jaya, membenarkan kabar tersebut. "Iya benar, almarhum mendapatkan tugas mengawal jemaah haji asal Sultra yang tergabung di kloter 38," ujarnya kepada wartawan pada Senin (8/6).
Lalan menjelaskan bahwa dokter Fitri Rezkiani mulai mengalami sakit sejak tanggal 7 Juni. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit King Abdul Aziz pada Minggu (7/6) waktu setempat.
Penyebab Kematian
"Beliau karena sakit, kelelahan. Tidak ada riwayat sakit tapi dari keterangan dokter ada seperti alergi," ungkap Lalan. Meskipun tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya, dugaan sementara mengarah pada reaksi alergi yang memicu kondisi kesehatannya memburuk.
Pemakaman dan Kondisi Jemaah
Proses pemakaman dokter Fitri Rezkiani akan dilakukan di Arab Saudi, sebagaimana prosedur yang berlaku bagi jemaah haji asal Indonesia yang meninggal di Tanah Suci.
Sementara itu, seluruh jemaah kloter 38 masih berada di Tanah Suci untuk menyelesaikan rangkaian Armuzna, yang merupakan puncak ibadah haji. Mereka dijadwalkan kembali ke Indonesia pada tanggal 24 Juni mendatang.
"Saat ini, sudah selesai rangkaian ibadah haji, tinggal jemaah melakukan ziarah dan melaksanakan salat sunnah bagi yang mampu sambil menunggu waktu kepulangan," kata Lalan.
Jumlah Korban Meninggal
Secara keseluruhan, jumlah jemaah asal Sulawesi Tenggara yang meninggal dunia di Arab Saudi selama proses ibadah haji tahun ini mencapai tiga orang. Dokter Fitri Rezkiani menjadi salah satu dari mereka yang gugur saat menjalankan tugas mulia melayani para jemaah haji.



