Viral Ajudan Walkot Parepare Nyalakan Flare hingga Bentak Warga
Ajudan Walkot Parepare Nyalakan Flare Bentak Warga

Ajudan Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Ahmad Husaini, terlibat keributan dengan warga saat menyalakan suar atau flare dalam acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di Lapangan Andi Makkasau, Parepare, pada Senin (20/7/2026) dini hari. Insiden ini bermula ketika flare yang dinyalakan Ahmad mengenai penonton dan memicu kemarahan.

Kronologi Keributan

Menurut keterangan warga bernama Ricky Leonard, peristiwa terjadi saat perayaan gol pertama di final Piala Dunia. "Saat merayakan gol, red flare kedua datang dari belakang posisi kami duduk dibawa langsung orang yang sama. Kami laki-laki hanya fokus merayakan gol 1-0, tiba-tiba teman perempuan di depan saya merintih ternyata akibat kena percikan flare," ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Akibat kejadian tersebut, sejumlah penonton melempar botol ke arah pemegang suar. Ahmad Husaini kemudian membalas dengan membentak warga yang menegurnya. Keributan sempat memanas sebelum akhirnya mereda.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Klarifikasi Ahmad Husaini

Ahmad Husaini memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut. Ia mengaku membawa flare ke bagian depan panggung karena dianggap lebih aman. "Ternyata ada percikannya jatuh kena perempuan. Saya tidak sadar di situ, saya tunggu sampai habis jangan sampai terbakar rumput," katanya.

Ia juga menyebut bahwa keributan terjadi setelah flare padam. "Nanti saya lihat ada kena perempuan, saya simpan itu flare, saya datangi baru minta maaf ka. Saya jabat tangan, saya minta maaf. Walaupun itu bukan kesengajaan ku, tidak saya sengaja. Sama-sama ki penonton, tapi narasinya bawa-bawa ajudan," ujarnya.

Dampak dan Reaksi

Peristiwa ini viral di media sosial dan menuai kritik dari masyarakat. Banyak yang menyoroti tindakan ajudan yang dianggap tidak pantas, terutama karena membawa flare ke area nobar yang padat. Pemerintah Kota Parepare belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini hingga berita diturunkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga