Seniman Malaysia Gugat AirAsia atas Dugaan Penggunaan Mural Tanpa Izin
Seorang seniman asal Malaysia telah mengambil langkah hukum dengan menggugat maskapai penerbangan AirAsia. Gugatan ini diajukan karena maskapai tersebut diduga menggunakan desain muralnya yang terkenal tanpa izin atau persetujuan sebelumnya.
Identitas Seniman dan Latar Belakang Karya
Seniman yang terlibat dalam kasus ini adalah Ernest Zacharevic, seorang perupa kelahiran Lithuania yang telah lama menetap di Penang, Malaysia. Zacharevic dikenal luas melalui karya-karya muralnya yang menghiasi berbagai sudut kota, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Karya yang menjadi sorotan dalam gugatan ini adalah mural jalanan berjudul “Children on a Bicycle”. Mural ini pertama kali dibuat oleh Zacharevic pada tahun 2012 dan telah menjadi ikon budaya urban di Malaysia. Karya tersebut menggambarkan dua anak yang sedang bersepeda, dengan gaya seni yang khas dan penuh makna.
Dugaan Pelanggaran oleh AirAsia
Menurut pengaduan yang diajukan, Ernest Zacharevic menuduh AirAsia telah mereproduksi mural “Children on a Bicycle” tanpa persetujuan resmi darinya. Reproduksi ini terlihat menghiasi badan salah satu pesawat milik maskapai AirAsia.
Pesawat yang dimaksud diketahui beroperasi pada periode Oktober hingga November 2024. Penggunaan desain mural pada pesawat tersebut diduga dilakukan tanpa izin atau kompensasi yang layak kepada seniman sebagai pemilik hak cipta karya seni tersebut.
Kasus ini menyoroti pentingnya perlindungan hak cipta dalam industri kreatif, terutama ketika karya seni digunakan untuk tujuan komersial oleh perusahaan besar seperti maskapai penerbangan. Zacharevic, melalui gugatannya, berupaya menegaskan hak-haknya sebagai pencipta karya dan meminta pertanggungjawaban atas penggunaan tanpa izin tersebut.
AirAsia, sebagai pihak yang digugat, belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan hukum ini. Namun, kasus ini diharapkan dapat menjadi preseden bagi perlindungan hak intelektual seniman di kawasan Asia Tenggara, mengingat semakin maraknya penggunaan karya seni untuk kepentingan bisnis tanpa persetujuan yang jelas.