Keluarga Kerajaan Inggris Rayakan Paskah Tanpa Kehadiran Andrew dan Ferguson
Anggota keluarga kerajaan Inggris menggelar perayaan Paskah pada 5 April tanpa kehadiran eks Pangeran Andrew dan mantan istrinya, Sarah Ferguson. Keduanya tidak terlihat dalam ibadah Easter Mattins yang dipimpin oleh King Charles III di St George's Chapel, Windsor.
Absennya Pasangan Eks Kerajaan Setahun Setelah Kehadiran Bersama
Ketidakhadiran Andrew dan Ferguson ini terjadi hanya setahun setelah mereka ikut menghadiri perayaan serupa bersama keluarga kerajaan pada tahun sebelumnya. Perubahan ini menandai pergeseran yang signifikan dalam dinamika kehadiran publik mereka di acara-acara resmi kerajaan.
Menjauh dari Sorotan Publik di Tengah Skandal
Dalam beberapa bulan terakhir, Andrew dan Ferguson diketahui telah menarik diri dari publik di tengah sorotan terkait berbagai skandal yang melibatkan mereka. Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk mengurangi paparan media dan fokus pada kehidupan pribadi yang lebih tertutup.
Beberapa faktor yang mungkin berkontribusi pada absennya mereka meliputi:
- Kontroversi yang belum reda seputar eks Pangeran Andrew, yang telah memengaruhi reputasi keluarga kerajaan.
- Keinginan untuk menjaga jarak dari acara-acara publik yang dapat memicu perhatian negatif.
- Prioritas keluarga kerajaan untuk mempertahankan citra yang lebih stabil dan terfokus pada peran Raja Charles III.
Perayaan Paskah tahun ini dihadiri oleh anggota kerajaan lainnya, dengan ibadah yang berlangsung khidmat di bawah pimpinan raja. Meskipun tanpa Andrew dan Ferguson, acara ini tetap menjadi momen penting dalam kalender keagamaan dan tradisi keluarga kerajaan Inggris.



