Pandji Pragiwaksono Diperiksa Polisi, 63 Pertanyaan untuk Mengungkap Penyusun Materi Mens Rea
Komika Pandji Pragiwaksono telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor dalam kasus materi stand up comedy berjudul Mens Rea. Proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya ini berfokus pada substansi materi yang dianggap kontroversial tersebut.
Pemeriksaan Intensif dengan Puluhan Pertanyaan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa Pandji telah dimintai keterangan secara resmi. Sebanyak 63 pertanyaan diajukan oleh penyelidik untuk menggali informasi mendalam terkait latar belakang dan tujuan dari materi Mens Rea.
"Pemeriksaan penyidik bertujuan untuk mendalami materi, termasuk siapa yang menyusun konten tersebut serta maksud penyampaiannya dalam acara stand up comedy," jelas Budi Hermanto kepada wartawan pada Senin, 9 Februari 2026.
Keterangan dari Saksi dan Rencana Pemeriksaan Ahli
Selain Pandji sebagai terlapor, penyelidik juga telah memanggil dan meminta keterangan dari 27 orang lainnya. Mereka terdiri dari para pelapor dan saksi-saksi yang dianggap memahami materi serta konteks penyampaiannya dalam pertunjukan.
Proses penanganan perkara ini masih terus berkembang. Menurut Budi Hermanto, penyidik berencana untuk meminta keterangan dari para ahli guna memperdalam analisis terhadap materi yang dipersoalkan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif sebelum keputusan lebih lanjut diambil.
Persiapan Gelar Perkara untuk Penentuan Langkah Hukum
Setelah seluruh rangkaian pengumpulan fakta dan pemeriksaan ahli dinilai cukup, polisi akan segera menggelar perkara. Tahap ini sangat krusial karena akan menentukan apakah peristiwa yang dilaporkan memenuhi unsur pidana dan dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.
"Gelar perkara akan dilakukan untuk menilai kelanjutan laporan terkait materi stand up comedy Mens Rea," tegas Budi Hermanto. Ia menambahkan bahwa penyidik saat ini masih berfokus pada penyelesaian pemeriksaan terhadap para ahli sebelum memasuki tahap penilaian akhir.
Kasus ini telah menarik perhatian publik sejak dilaporkan, dengan perkembangan terbaru menunjukkan komitmen aparat penegak hukum dalam mengusut setiap aspek yang terkait. Proses hukum diharapkan berjalan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.