Fisik Vadel Badjideh Kian Berisi dan Berotot Usai Rutin Gym di Lapas Cipinang
Fisik Vadel Badjideh Berotot Usai Rutin Gym di Lapas

Fisik Vadel Badjideh Kian Berisi dan Berotot Usai Rutin Gym di Lapas Cipinang

Jakarta - Selebgram Vadel Badjideh dikabarkan mengalami transformasi fisik yang cukup signifikan selama menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur. Informasi ini diungkapkan langsung oleh kedua kakaknya, Bintang dan Martin Badjideh, usai melakukan kunjungan pada Kamis (5/3/2026) lalu.

Kondisi Fisik yang Lebih Bugar dan Berisi

Martin Badjideh menjelaskan bahwa kondisi fisik adiknya tersebut terlihat jauh lebih bugar dan sehat dibandingkan dengan saat pertama kali memasuki tahanan. "Dia lebih gemuk, yang pasti maksudnya lebih ada berat badannya, naiklah. Lebih berisi, massa ototnya nambah karena sering gym," ujar Martin saat ditemui di area Lapas Cipinang pada hari yang sama.

Perubahan ini menunjukkan bahwa Vadel telah memanfaatkan waktu di penjara dengan aktif berolahraga, khususnya melalui kegiatan gym yang rutin dilakukan. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan berat badan, tetapi juga pada penambahan massa otot yang membuat penampilannya tampak lebih kuat dan berisi.

Kunjungan Keluarga dan Dukungan Moral

Kedua kakak Vadel, Bintang dan Martin, secara teratur menjenguknya untuk memberikan dukungan moral selama masa hukuman. Kunjungan terbaru ini menjadi momen penting bagi keluarga untuk melihat langsung perkembangan fisik dan kondisi kesehatan Vadel di dalam Lapas Cipinang.

Meskipun berada di balik jeruji besi, Vadel Badjideh tetap berusaha menjaga kebugaran tubuhnya, yang menjadi salah satu cara untuk menghadapi hari-hari di penjara dengan lebih positif. Aktivitas gym yang dilakukannya tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga dapat memberikan efek psikologis yang baik dalam menjalani hukuman.

Kasus hukum yang melibatkan Vadel Badjideh sebelumnya telah mendapatkan perhatian publik, termasuk penolakan kasasi oleh Mahkamah Agung yang memutuskan hukuman 12 tahun penjara tetap berlaku. Namun, di tengah situasi tersebut, perubahan fisik yang dialaminya menjadi sorotan baru yang menunjukkan sisi lain dari kehidupan di Lapas Cipinang.