Konser Harpa dan Seruling Memikat Penonton di Jakarta
Konser Harpa dan Seruling Memikat Penonton

Jakarta, Nusantara Daily – Perpaduan harpa dan seruling dalam sebuah konser memang jarang terdengar. Namun, duet Felita Eleonora (harpa) dan Gerhard Mair (seruling) berhasil menghipnotis penonton di Balai Resital Kertanegara, Jakarta, Jumat (24/7/2026) malam. Konser bertajuk "Shades and Nuances" ini menjadi momen langka yang memanjakan telinga para pecinta musik klasik.

Penampilan Langka yang Memikat

Kehadiran harpa dan seruling di panggung konser bukanlah hal yang biasa. Dibandingkan piano, biola, atau bahkan orkestra, instrumen ini jarang mendapat sorotan. Namun, duet Felita dan Mair membuktikan bahwa kombinasi keduanya mampu menghasilkan harmoni yang memukau. Kedua musisi membawakan karya-karya klasik dan kontemporer yang disusun khusus untuk konser ini.

Tenor Farman Purnama, yang hadir sebagai penonton, mengaku sangat terkesan. "Konser ini adalah santapan jiwa bagi saya. Meski sudah seharian mengajar, saya tidak ingin melewatkan pertunjukan ini hingga akhir," ujarnya. Farman bahkan tetap duduk hingga encore yang indah di penghujung acara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Antusiasme Penonton

Suasana Balai Resital Kertanegara dipenuhi oleh penikmat musik yang datang dari berbagai kalangan. Mereka larut dalam alunan harpa yang lembut dan tiupan seruling yang merdu. Tak sedikit yang memberikan tepuk tangan meriah setelah setiap lagu selesai dibawakan. Konser ini menjadi bukti bahwa musik kamar masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Felita Eleonora, yang dikenal sebagai peharpa muda berbakat, mengatakan bahwa konser ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan harpa sebagai instrumen solis. "Saya senang melihat respons positif penonton. Harpa dan seruling memang jarang dipadukan, tapi justru itulah yang membuatnya istimewa," ujarnya.

Duo Internasional

Gerhard Mair, flautist asal Austria, juga mengungkapkan kegembiraannya bisa tampil di Jakarta. "Ini kali pertama saya bermain dengan Felita. Chemistry kami sangat baik, dan penonton Indonesia sangat antusias. Saya harap bisa tampil lagi di sini," katanya. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa musik mampu menjembatani budaya dan bahasa.

Konser "Shades and Nuances" sukses menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi para penonton. Dengan perpaduan harpa yang anggun dan seruling yang lincah, duo ini berhasil menyuguhkan pertunjukan yang artistik dan emosional. Semoga konser serupa dapat hadir lebih sering di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga