Aktor Paapa Essiedu Terima Ancaman Pembunuhan Usai Diplot Jadi Snape
Aktor Paapa Essiedu mengungkapkan dirinya menerima ancaman pembunuhan setelah diumumkan memerankan karakter Severus Snape dalam adaptasi terbaru serial Harry Potter. Dalam wawancara eksklusif dengan media The Sunday Times, Essiedu mengaku mendapat pesan-pesan bernada rasis dari sejumlah pihak yang tidak menyetujui pemilihannya.
Ancaman Langsung dan Seruan di Media Sosial
Essiedu menceritakan bahwa ancaman tersebut datang dalam bentuk pesan langsung yang mengintimidasi. "Saya diberitahu, 'Keluar dari proyek ini atau saya akan membunuhmu'," ujar Essiedu seperti dikutip pada Senin (23/3/2026). Ia menambahkan bahwa ancaman serupa bahkan kerap muncul dan menyebar luas di berbagai platform media sosial, menciptakan tekanan psikologis yang signifikan.
Ancaman ini diduga kuat terkait dengan latar belakang rasial Essiedu, yang dianggap tidak sesuai dengan gambaran karakter Snape dalam versi sebelumnya. Ini menunjukkan betapa dalamnya sentimen rasis masih mengakar di kalangan tertentu, bahkan dalam dunia hiburan yang seharusnya inklusif.
Dampak pada Proyek dan Respons Publik
Meskipun menerima ancaman, Essiedu menyatakan tetap berkomitmen untuk menjalankan perannya dalam adaptasi Harry Potter yang dinantikan ini. Namun, insiden ini telah memicu diskusi publik yang luas mengenai:
- Isu rasisme dalam industri film dan televisi.
- Keamanan aktor yang terlibat dalam proyek besar.
- Perlunya perlindungan hukum yang lebih ketat terhadap ancaman daring.
Pengumuman resmi mengenai daftar pemeran serial Harry Potter versi HBO sebelumnya telah menimbulkan berbagai reaksi, namun ancaman terhadap Essiedu menjadi sorotan khusus karena sifatnya yang ekstrem dan berbahaya.



