Film horor misteri Indonesia berjudul Bisikan Desa Gringsing: Whispers of Fatimah resmi memperkenalkan diri di ajang Cannes Film Market 2026. Foto-foto perdana dari film tersebut diluncurkan oleh Mandela Pictures dan Oceanus Media Global di pasar film bergengsi itu pada Selasa (19/5/2026).
Koproduksi Tiga Negara
Film garapan sutradara Ivander Tedjasukmana ini merupakan koproduksi tiga negara, melibatkan Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Proyek ini mendapat dukungan dari Infocomm Media Development Authority Singapura, Studios Film Office Malaysia melalui program insentif FIMI+, serta Kementerian Kebudayaan Indonesia.
Teknologi Virtual Production
Film ini disebut sebagai salah satu film horor Indonesia pertama yang sepenuhnya menggunakan teknologi virtual production. Proses syuting berlangsung di panggung LED volumetrik milik OMG Studios di Iskandar Malaysia Studios, Johor, Malaysia. Teknologi ini memungkinkan para pemeran bermain di depan dinding LED beresolusi tinggi yang menampilkan lingkungan fotorealistik secara real time.
Kehadiran film ini di Cannes Film Market 2026 menunjukkan ambisi industri perfilman Indonesia untuk bersaing di kancah internasional, terutama dalam genre horor yang menggunakan inovasi teknologi terkini.



