Aurelie Moeremans Bawa Kisah Broken Strings ke Layar Lebar untuk Kampanye Edukasi
Aktris dan penulis Aurelie Moeremans secara resmi telah mengumumkan bahwa novel autobiografinya yang berjudul Broken Strings akan segera diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar. Keputusan ini diambil dengan tujuan utama untuk memberikan edukasi yang mendalam kepada masyarakat Indonesia mengenai isu-isu sensitif yang diangkat dalam bukunya.
Harapan Besar sebagai Medium Penyadaran
Melalui pesan yang dibagikan di Broadcast Channel Instagram pribadinya yang bernama "Broken Strings Circle", Aurelie menyampaikan harapan besarnya agar film ini nantinya dapat berfungsi sebagai medium penyadaran yang efektif. Ia secara khusus menekankan pentingnya kesadaran akan bahaya manipulasi terhadap anak di bawah umur atau yang dikenal sebagai child grooming.
"Setelah banyak banget pertimbangan, dan meeting sama berbagai production house serta sutradara, akhirnya aku memutuskan untuk membawa Broken Strings ke layar film. Aku berharap, dengan adanya film ini nanti, semakin banyak orang yang sadar akan bahaya child grooming," tulis Aurelie, seperti dikutip dari Kompas.com pada Jumat, 20 Maret 2026.
Proses Panjang Menuju Adaptasi
Pengambilan keputusan untuk mengadaptasi novel ini menjadi film tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Aurelie mengungkapkan bahwa proses ini melibatkan pertimbangan yang matang dan serangkaian pertemuan dengan berbagai pihak di industri perfilman. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa adaptasi ini dilakukan dengan cara yang tepat dan bertanggung jawab.
Novel Broken Strings sendiri merupakan karya yang menuangkan kisah masa lalu pribadi Aurelie, sehingga adaptasi film ini diharapkan dapat menyampaikan pesan edukatif dengan dampak yang lebih luas dan mendalam kepada penonton di seluruh Indonesia.



