Nama Yongki Komaladi mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pemburu sepatu berkualitas dengan harga terjangkau. Pria yang berada di balik merek sepatu yang telah bertahan puluhan tahun ini kini genap berusia 70 tahun. Meskipun usianya tidak lagi muda, Yongki mengaku belum memiliki niat untuk pensiun.
Pernyataan Yongki Komaladi
Dalam wawancara dengan Melaney Ricardo, Yongki Komaladi mengungkapkan bahwa keluarganya sudah mulai mendorongnya untuk berhenti bekerja. "Even my family 'udah lah, cukup waktunya untuk bekerja,'" ujar Yongki menirukan perkataan keluarganya. Namun, ia sendiri merasa masih memiliki semangat dan energi untuk terus berkarya.
Yongki Komaladi dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam menjaga kualitas produk sepatunya. Merek yang ia bangun sejak puluhan tahun lalu masih eksis hingga kini, menjadi bukti dedikasi dan kerja kerasnya. Meskipun persaingan industri sepatu semakin ketat, Yongki tetap optimis dengan bisnisnya.
Komitmen Terhadap Kualitas
Salah satu kunci kesuksesan Yongki adalah komitmennya terhadap kualitas. Ia selalu memastikan setiap pasang sepatu yang diproduksi memenuhi standar tinggi. Hal inilah yang membuat mereknya tetap dipercaya oleh konsumen dari generasi ke generasi. "Kualitas adalah segalanya. Saya tidak mau mengorbankan kualitas demi keuntungan sesaat," tegas Yongki.
Di usianya yang ke-70, Yongki masih aktif terlibat dalam proses produksi dan pengembangan produk. Ia mengaku bahwa bekerja adalah bagian dari hidupnya dan tidak bisa dipisahkan. "Saya menikmati setiap prosesnya. Selama masih bisa, saya akan terus bekerja," tambahnya.
Pesan untuk Generasi Muda
Yongki juga memberikan pesan kepada generasi muda yang ingin merintis bisnis. Menurutnya, kunci sukses adalah kerja keras, konsistensi, dan tidak mudah menyerah. "Jangan takut gagal. Kegagalan adalah pelajaran berharga. Yang penting terus belajar dan berinovasi," ujarnya.
Meskipun belum ada rencana pensiun, Yongki mengaku sudah mulai mempersiapkan regenerasi dalam perusahaannya. Ia berharap bisnis yang telah ia bangun bisa terus berlanjut dan dikelola oleh generasi penerus dengan baik. "Saya ingin merek ini tetap hidup meskipun saya sudah tidak ada nanti," pungkasnya.



