Tiga Menteri Kunjungi Kopdes Merah Putih Serang, 20% Keuntungan untuk Desa
Tiga Menteri Kunjungi Kopdes Serang, 20% Untung untuk Desa

Tiga Menteri Kunjungi Kopdes Merah Putih di Serang, Dorong Ekonomi Desa

Kabupaten Serang - Tiga menteri melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam memajukan perekonomian desa. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengungkapkan bahwa 20 persen keuntungan dari Kopdes Merah Putih akan dialokasikan sebagai pendapatan desa, memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Kopdes sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

Dalam kunjungan tersebut, Mendes Yandri menekankan bahwa setelah Kopdes Merah Putih beroperasi di setiap desa, pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi lebih mendalam terkait perizinan baru untuk pendirian gerai minimarket. Namun, bagi minimarket yang sudah berjalan, ia menegaskan agar tetap dapat melanjutkan aktivitas bisnisnya tanpa gangguan. "Mari kita sukseskan Kopdes ini dari, oleh, dan untuk rakyat karena sekurang-kurangnya 20 persen seluruh keuntungannya akan kembali sebagai pendapatan desa," kata Yandri di Serang, Selasa (24/2/2026).

Yandri juga menyoroti kolaborasi antarkementerian yang bertujuan memajukan desa, dengan Desa Ranjeng sebagai contoh nyata keberhasilan sinergi lintas sektor. Ia menambahkan, "Kopdes ini menjadi alat yang akurat dalam upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat benar-benar terjadi di desa, jadi semua harus berpihak dengan desa dengan memberikan afirmasi melalui bisnis perekonomian melalui Kopdes."

Penegasan dari Menteri Koperasi dan Menteri Sosial

Sementara itu, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan pentingnya pengelolaan serius dari para pengurus Kopdes Ranjeng setelah bangunan fisik dinyatakan selesai dan memenuhi kelayakan operasional. Ia mengungkapkan, dengan bergabungnya penerima Program Keluarga Harapan (PKH), jumlah anggota akan meningkat sehingga potensi pertumbuhan ekonomi desa semakin terbuka. "Kopdes ini akan menjadi instrumen pemutar uang di desa Ranjeng sehingga akan menjadi penggerak ekonomi di sini dan secara agregat akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional," ucap Ferry.

Secara nasional, Ferry menyebutkan sudah ada ribuan Kopdes/Kelurahan Merah Putih yang pembangunan aset fisiknya, seperti gerai dan gudang, telah selesai. Di Kabupaten Serang sendiri, terdapat 8 unit yang telah rampung 100 persen. Kolaborasi lintas kementerian ini menegaskan komitmen kuat pemerintah era Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan amanat UUD '45 Pasal 33 melalui Kopdes Merah Putih.

Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan bahwa penerima bantuan sosial tidak hanya mendapat perlindungan, tetapi juga diarahkan menuju pemberdayaan melalui koperasi desa. Ia menegaskan pentingnya data akurat dalam pelaksanaan program sosial sesuai Instruksi Presiden No. 4/2025. "Kalau para penerima manfaat PKH ini masuk menjadi anggota Kopdes setiap akhir tahun akan dapat SHU (Sisa Hasil Usaha). Ini dimaksudkan agar bapak ibu lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera," ujar Gus Ipul.

Dampak dan Harapan ke Depan

Melalui Kopdes Merah Putih, tiga strata kehidupan masyarakat—mulai dari penerima bansos hingga pengusaha lokal—diharapkan dapat terakomodir sepenuhnya. Transformasi penerima bansos menjadi anggota koperasi desa dianggap sebagai pilihan rasional untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Kunjungan tiga menteri ini tidak hanya simbolis, tetapi juga menjadi momentum untuk mempercepat integrasi program sosial dengan ekonomi desa, menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.