NEW DELHI – Di sejumlah wilayah panas dan kering di India, semakin banyak petani yang beralih ke tanaman buah naga. Buah berwarna merah muda cerah ini kini menjadi salah satu komoditas yang dilirik karena dinilai lebih tahan terhadap cuaca ekstrem dan memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan.
Perubahan Pola Tanam Petani
Sebagaimana dilansir The Better India, Kamis (21/5/2026), wilayah seperti Gujarat, Maharashtra, Karnataka, Telangana, Andhra Pradesh, Tamil Nadu, hingga kawasan timur laut India kini mulai dipenuhi kebun buah naga. Dulu, buah ini lebih sering ditemui di rak supermarket atau sebagai buah impor, namun kini semakin banyak dibudidayakan secara lokal.
Keunggulan Buah Naga
Buah naga dikenal tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, seperti kekeringan dan suhu tinggi yang sering melanda India. Selain itu, permintaan pasar yang tinggi membuat komoditas ini menjanjikan secara ekonomi. Petani di berbagai negara bagian mulai beralih dari tanaman tradisional ke buah naga untuk meningkatkan pendapatan.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan
Perubahan pola tanam ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi petani, tetapi juga membantu adaptasi terhadap perubahan iklim. Dengan menanam buah naga, petani dapat mengurangi risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem. Pemerintah daerah juga mulai mendukung pengembangan budidaya buah naga melalui pelatihan dan bantuan bibit.
Ke depannya, buah naga diharapkan menjadi salah satu komoditas andalan India, baik untuk pasar domestik maupun ekspor. Para petani optimistis bahwa buah naga dapat menjadi solusi untuk menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.



