Ibas Tegaskan Kelancaran Irigasi Kunci Kedaulatan Pangan Nasional
Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Kedaulatan Pangan Nasional

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Edhie Baskoro Yudhoyono, yang akrab disapa Ibas, menegaskan bahwa kelancaran sistem irigasi merupakan kunci utama dalam mencapai kedaulatan pangan nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks upaya Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global dan domestik.

Pentingnya Infrastruktur Irigasi yang Efisien

Ibas menjelaskan bahwa irigasi yang berjalan dengan baik sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian. Sistem irigasi yang lancar dapat memastikan ketersediaan air yang cukup bagi lahan pertanian, terutama di musim kemarau, sehingga mengurangi risiko gagal panen dan meningkatkan hasil produksi pangan.

Tantangan yang Dihadapi

Namun, ia mengakui bahwa masih ada berbagai tantangan dalam pengelolaan irigasi di Indonesia. Infrastruktur yang kurang memadai, seperti saluran air yang rusak atau tidak terawat, sering kali menghambat distribusi air ke daerah-daerah pertanian. Selain itu, perubahan iklim dan cuaca ekstrem juga memperparah masalah ini, membuat kebutuhan akan sistem irigasi yang tangguh semakin mendesak.

Dampak terhadap Kedaulatan Pangan

Menurut Ibas, jika masalah irigasi tidak segera ditangani, hal ini dapat mengancam kedaulatan pangan nasional. Kedaulatan pangan tidak hanya tentang memproduksi makanan dalam jumlah yang cukup, tetapi juga tentang kemampuan negara untuk mengontrol pasokan pangan tanpa terlalu bergantung pada impor. Dengan irigasi yang baik, petani dapat menanam berbagai jenis tanaman sepanjang tahun, mengurangi ketergantungan pada produk impor dan meningkatkan stabilitas harga pangan di dalam negeri.

Langkah-Langkah yang Diperlukan

Untuk mengatasi hal ini, Ibas menyarankan beberapa langkah strategis:

  • Perbaikan infrastruktur irigasi secara menyeluruh, termasuk pemeliharaan saluran air dan pembangunan fasilitas baru di daerah yang membutuhkan.
  • Peningkatan anggaran untuk sektor pertanian, khususnya dalam program-program yang terkait dengan pengelolaan air dan irigasi.
  • Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk memastikan sistem irigasi berjalan efisien dan berkelanjutan.
  • Pemanfaatan teknologi seperti sensor air dan sistem irigasi otomatis untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya air.

Kesimpulan dan Harapan ke Depan

Ibas berharap bahwa dengan fokus pada perbaikan sistem irigasi, Indonesia dapat mencapai kedaulatan pangan yang lebih kuat. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk petani dan sektor swasta. Dengan upaya bersama, ia yakin bahwa tantangan dalam ketahanan pangan dapat diatasi, mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.