Hoaks Tautan Bantuan Alat Pertanian Kementan, Modus Pencurian Data
Hoaks Tautan Bantuan Alat Pertanian Kementan

Kementerian Pertanian (Kementan) dikabarkan tengah menjalankan program percepatan swasembada pangan yang mencakup pembagian bantuan alat-alat pertanian kepada para petani. Namun, di tengah program tersebut, muncul modus penipuan yang memanfaatkan nama kementerian.

Di media sosial, khususnya Facebook, beredar akun-akun yang mengatasnamakan Kementan dan membagikan tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan bantuan alat pertanian. Tautan tersebut disebarkan melalui unggahan di beberapa akun pada bulan Mei 2026.

Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar. Hasilnya, informasi tersebut dipastikan sebagai hoaks. Tautan yang dibagikan bukanlah tautan resmi dari Kementerian Pertanian, melainkan modus pencurian data pribadi atau yang dikenal dengan istilah phishing.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Phishing Mengatasnamakan Kementan

Dalam unggahan yang beredar, para pelaku menyertakan tautan yang mengarahkan korban ke situs palsu yang menyerupai laman resmi Kementan. Korban diminta untuk mengisi data pribadi seperti nama, alamat, nomor telepon, dan bahkan data rekening bank dengan dalih verifikasi untuk menerima bantuan.

Setelah data terkumpul, pelaku dapat menyalahgunakannya untuk berbagai tindakan kriminal, termasuk pencurian identitas dan penipuan finansial. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan tautan yang beredar di media sosial, terutama yang mengatasnamakan instansi pemerintah.

Imbauan Kementan

Kementerian Pertanian secara resmi telah mengeluarkan pernyataan bahwa program bantuan alat pertanian tidak pernah disalurkan melalui tautan di media sosial. Semua program bantuan dilakukan secara langsung melalui dinas pertanian setempat atau dengan pendampingan petugas lapangan.

Masyarakat yang menemukan tautan mencurigakan diminta untuk melaporkannya ke pihak berwenang atau langsung menghubungi call center Kementan. Jangan pernah mengklik tautan atau mengisi data pribadi pada situs yang tidak terverifikasi.

Langkah Antisipasi

  • Pastikan sumber informasi resmi dari situs web Kementan dengan domain .go.id.
  • Jangan sembarangan mengklik tautan yang dibagikan di media sosial, terutama yang meminta data pribadi.
  • Jika ragu, hubungi langsung instansi terkait melalui nomor telepon resmi.

Dengan meningkatnya kasus penipuan daring, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama. Selalu verifikasi setiap informasi sebelum bertindak agar tidak menjadi korban kejahatan siber.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga