DPR Apresiasi Prabowo dan Kabinet Atas Stabilitas Harga Pangan Lebaran 2026
DPR Apresiasi Prabowo Atas Stabilitas Harga Pangan Lebaran

DPR Apresiasi Prabowo dan Kabinet Atas Stabilitas Harga Pangan Lebaran 2026

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto beserta seluruh jajaran kabinetnya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya selama periode Lebaran 2026. Menurutnya, harga pangan pada tahun ini relatif lebih terkendali dan stabil jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Kita perlu memberikan apresiasi yang besar terhadap kinerja Presiden Prabowo dan seluruh jajaran kabinetnya. Di saat banyak negara lain menghadapi tekanan ekonomi yang berat, Indonesia termasuk salah satu negara yang mampu menjaga stabilitas harga, baik untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun untuk pangan," ujar Andre Rosiade dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI bersama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (IDFood) yang berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026.

Fluktuasi Harga Terjadi Namun Tetap Stabil Secara Umum

Sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR RI, Andre Rosiade mengakui bahwa memang sempat terjadi fluktuasi harga pada beberapa komoditas pangan tertentu, seperti telur dan cabai. Namun, dia menegaskan bahwa secara keseluruhan, kondisi harga bahan pokok tetap stabil, baik pada saat Lebaran maupun dalam periode pasca-Lebaran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Andre Rosiade juga menyoroti pengalamannya pribadi selama menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR RI sejak tahun 2019. Menurut pengamatannya, baru pada Lebaran 2026 ini ia tidak mendengar keluhan masyarakat secara luas terkait dengan lonjakan harga bahan pokok yang signifikan.

"Ini merupakan pertama kalinya sejak saya bertugas di Komisi VI, tidak ada kegaduhan atau keributan di media sosial mengenai harga pangan yang melambung tinggi. Kondisi ini menunjukkan suatu kemajuan yang patut diapresiasi," tegasnya.

Komitmen Pemerintah dalam Ketahanan Pangan Nasional

Lebih lanjut, Andre Rosiade menilai bahwa keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga pangan ini tidak lepas dari komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, yang telah dimulai sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik pada tahun 2024. Pemerintah dinilai telah fokus dalam mendorong kemandirian pangan serta menjaga stabilitas pasokan di dalam negeri.

Dalam rapat tersebut, Komisi VI DPR RI juga menyampaikan sejumlah catatan strategis kepada IDFood. DPR memberikan apresiasi terhadap kinerja perusahaan tersebut dalam evaluasi tahun 2025 serta roadmap pengembangan usaha ke depannya.

Selain itu, Andre Rosiade mendorong adanya dukungan pendanaan yang lebih kuat, termasuk subsidi bunga dan penyertaan modal, guna memperkuat peran IDFood dalam program ketahanan pangan nasional. Dia menegaskan bahwa keberhasilan dalam menjaga stabilitas harga pangan menjadi indikator yang sangat penting bagi keberhasilan pemerintah di tengah ketidakpastian kondisi global.

Perbandingan dengan Kondisi di Negara Lain

Andre Rosiade juga menyinggung kondisi yang terjadi di sejumlah negara lain yang mengalami tekanan berat pada harga energi dan pangan. Sementara itu, Indonesia dinilai masih mampu menjaga keseimbangan dan stabilitas dalam kedua aspek tersebut.

"Indonesia termasuk ke dalam negara yang harga BBM-nya masih bertahan stabil, termasuk juga harga pangan kita. Ini merupakan suatu pencapaian yang patut kita syukuri dan apresiasi bersama," imbuhnya.

Dengan demikian, stabilitas harga pangan selama Lebaran 2026 menjadi bukti nyata dari komitmen dan kinerja pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, meskipun terdapat tantangan dan fluktuasi pada beberapa komoditas tertentu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga