Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Usai Kenaikan Harga BBM yang Picu Protes
Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Usai Kenaikan Harga BBM

Pakistan Respon Protes dengan Gratiskan Transportasi Umum

Otoritas Pakistan mengumumkan kebijakan penggratisan transportasi umum di ibu kota Islamabad dan provinsi terpadat Punjab selama 30 hari ke depan. Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap gelombang protes jalanan dan antrean panjang di SPBU yang dipicu oleh keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar secara drastis.

Kenaikan Harga BBM Picu Gejolak Sosial

Pemerintah Pakistan awalnya memberlakukan kenaikan harga bensin sebesar 42,7 persen, dari harga sebelumnya menjadi 485 rupee (sekitar US$1,74) per liter. Keputusan ini memicu reaksi keras masyarakat, dengan aksi protes dan antrean sepeda motor yang panjang di berbagai SPBU. Dalam pidato nasional yang disiarkan televisi, Perdana Menteri Shehbaz Sharif kemudian menarik kembali keputusannya pada Jumat malam waktu setempat.

"Penurunan harga ini akan berlaku setidaknya selama satu bulan," tegas Sharif. "Saya berjanji tidak akan berhenti sampai kehidupan Anda kembali normal." PM Pakistan kemudian menetapkan harga bensin baru sebesar 378 rupee per liter, meskipun harga solar tetap dipertahankan pada 520 rupee per liter setelah kenaikan 54,9 persen.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Implementasi Kebijakan Penggratisan

Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi secara resmi mengumumkan kebijakan tersebut melalui unggahan di media sosial X. "Semua transportasi umum di Islamabad akan digratiskan untuk masyarakat umum selama 30 hari ke depan, mulai besok (Sabtu)," tulisnya. Pemerintah pusat akan menanggung beban sebesar 350 juta rupee untuk program ini.

Di tingkat provinsi, Menteri Utama Punjab Maryam Nawaz Sharif juga menghapus biaya perjalanan untuk transportasi umum yang dikelola negara. Selain itu, pemerintah provinsi mengumumkan "subsidi yang ditargetkan" untuk truk dan bus. Sharif mendesak operator transportasi untuk tidak membebankan kenaikan biaya kepada penumpang selama periode ini.

Dampak Perang Regional terhadap Ekonomi

Kenaikan harga BBM di Pakistan tidak terlepas dari konflik regional yang sedang berlangsung. Perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang diluncurkan pada 28 Februari, telah menjerumuskan Timur Tengah ke dalam ketegangan militer yang signifikan. Serangan balasan Iran yang menghantam target di seluruh Teluk hampir melumpuhkan pengiriman di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi perdagangan minyak global, dengan sekitar seperlima pasokan minyak dunia biasanya melewati selat ini, sebagian besar menuju negara-negara Asia. Gangguan pada jalur ini memberikan tekanan pada harga energi global, yang berdampak langsung pada ekonomi Pakistan.

Respons Pemerintah Daerah

Pemerintah provinsi Sindh di kota terbesar Pakistan, Karachi, juga mengumumkan subsidi serupa untuk pengendara sepeda motor dan petani kecil. Langkah-langkah ini menunjukkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani krisis ekonomi yang dipicu oleh faktor eksternal.

"Kami berjanji untuk meringankan beban ekonomi masyarakat segera setelah kondisi membaik," ujar Perdana Menteri Sharif, menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi rakyat dari dampak kenaikan harga yang tidak terkendali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga