Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin langsung prosesi penyembelihan sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/5). Prosesi dimulai sekitar pukul 08.00 WIB di rumah potong hewan Masjid Istiqlal yang berlokasi di area Gerbang 3 Al Aziz.
Penyembelihan Berjalan Aman
Sebelum prosesi dimulai, Imam Besar Masjid Istiqlal itu memberikan arahan kepada panitia dan tim pemotong hewan. Ia meminta agar seluruh proses berjalan aman tanpa insiden. “Mohon ketua panitia dikontrol betul, menyembelih dalam keadaan semuanya full team, siap semuanya. Kita ingin hari ini zero accident, tidak ada kecelakaan,” ujar Nasaruddin.
Sapi kurban milik Prabowo dengan bobot sekitar 1,3 ton menjadi hewan pertama yang disembelih. Setelah itu, giliran sapi kurban milik Gibran dengan bobot sekitar 1,2 ton yang dipotong. Sebelum penyembelihan, Nasaruddin sempat meninjau sistem pembuangan di rumah potong hewan tersebut.
Limbah Ditampung Khusus
Limbah dari proses penyembelihan ditampung di tempat penampungan khusus atau septic tank yang telah disediakan panitia. Dengan demikian, limbah tidak dibuang ke sungai di depannya. Lubang pembuangan ke sungai juga sudah ditutup oleh panitia. Saat proses penyembelihan dimulai, Nasaruddin memimpin doa dan melantunkan takbir. Kedua sapi tampak tenang saat ditidurkan oleh tim jagal sebelum pemotongan dilakukan.
Panitia membatasi akses selama penyembelihan berlangsung. Tidak ada warga yang diperbolehkan menonton langsung di area rumah potong hewan. Sementara itu, awak media hanya diizinkan meliput prosesi penyembelihan sapi kurban milik Prabowo dan Gibran.



