BNI Akan Tutup Layanan Internet Banking Bertahap Mulai April 2026
BNI Tutup Internet Banking Bertahap Mulai 2026

BNI Akan Tutup Layanan Internet Banking Bertahap Mulai April 2026

PT Bank Negara Indonesia (BNI) resmi mengumumkan rencana penutupan layanan Internet Banking secara bertahap yang akan dimulai pada tanggal 21 April 2026 mendatang. Keputusan strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam melakukan transformasi digital untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih maju dan sesuai dengan kebutuhan nasabah di era modern.

Transformasi Digital BNI

Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman resmi BNI pada tanggal 3 Maret 2026, bank plat merah tersebut menjelaskan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk menyediakan layanan digital yang lebih terintegrasi, andal, dan responsif terhadap permintaan pasar. "Seiring dengan komitmen BNI dalam menghadirkan layanan digital yang lebih terintegrasi, andal dan sesuai dengan kebutuhan nasabah, bersama ini kami informasikan bahwa mulai dari 21 April 2026 akses layanan Internet Banking akan ditutup secara bertahap," bunyi pernyataan tersebut.

Proses penutupan akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan transisi yang mulus bagi semua nasabah. BNI menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekadar penghentian layanan, melainkan bagian dari evolusi besar menuju platform digital yang lebih canggih dan efisien.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Masa Depan Layanan Digital BNI

Meskipun belum merinci secara spesifik mengenai pengganti langsung untuk Internet Banking, BNI mengindikasikan bahwa mereka akan fokus pada pengembangan solusi digital baru yang dapat menggantikan fungsi layanan tersebut. Hal ini mencakup kemungkinan integrasi dengan aplikasi mobile banking yang sudah ada atau peluncuran platform baru yang menawarkan fitur lebih lengkap.

Nasabah diharapkan untuk tetap memperbarui informasi melalui kanal resmi BNI, termasuk website dan layanan pelanggan, untuk mendapatkan panduan lebih lanjut mengenai langkah-langkah transisi. Bank juga berjanji akan memberikan sosialisasi dan dukungan teknis agar nasabah dapat beradaptasi dengan perubahan ini tanpa hambatan berarti.

Dengan kebijakan ini, BNI bergabung dengan tren global dalam industri perbankan yang semakin mengutamakan digitalisasi untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan efisiensi operasional. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi BNI dalam persaingan pasar perbankan digital yang semakin ketat di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga