Rupiah Melemah, Pekerja Migran di Malaysia Diuntungkan
Rupiah Melemah, Pekerja Migran di Malaysia Diuntungkan

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Namun, di tengah situasi tersebut, sebagian pekerja migran Indonesia di Malaysia justru merasakan dampak yang berbeda.

Keuntungan Pekerja Migran

Bagi mereka yang memperoleh penghasilan dalam ringgit Malaysia, melemahnya rupiah membuat nilai uang yang dikirim ke keluarga di Tanah Air menjadi lebih besar ketika ditukarkan. Hal ini juga membuat tabungan yang mereka kumpulkan selama bekerja di luar negeri bertambah nilainya dalam rupiah.

Kondisi ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran ekonomi yang meluas. Para pekerja migran dapat mengirim lebih banyak rupiah ke keluarga mereka tanpa harus menambah jumlah ringgit yang dikirim.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Di sisi lain, pemerintah Malaysia telah menunjukkan kepedulian terhadap warga negara Indonesia yang membutuhkan. Sebelumnya, Malaysia bergerak membantu keluarga WNI dengan enam anak yang hidup susah dan terkendala dokumen. Bantuan ini menunjukkan hubungan baik antara kedua negara.

Meski demikian, fluktuasi nilai tukar tetap menjadi perhatian bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Pemerintah diminta untuk terus memantau perkembangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga