Jakarta Light Festival Meriahkan Imlek 2026, Kota Tua Dipadati Ribuan Pengunjung
Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta sukses menggelar Jakarta Light Festival untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari ini disambut antusias oleh masyarakat yang memadati kawasan bersejarah tersebut sejak sore hari.
Antusiasme Pengunjung di Taman Fatahillah
Pantauan di lokasi menunjukkan pengunjung datang bersama keluarga, pasangan, maupun teman untuk menikmati berbagai pertunjukan hiburan yang disuguhkan. Setelah waktu magrib, arus pengunjung semakin padat dan terpusat di Taman Fatahillah sebagai lokasi utama panggung acara.
Jessi, seorang pengunjung asal Tangerang, mengaku senang bisa menghabiskan waktu libur panjang di Kota Tua. Menurutnya, Jakarta Light Festival menjadi alternatif liburan singkat yang menarik bagi keluarga.
"Senang ya, acaranya bagus. Apalagi long weekend gini jadi banyak masyarakat yang liburan baregan," kata Jessi, Senin (16/2/2026). Ia berharap kegiatan serupa bisa kembali digelar pada tahun mendatang dengan durasi yang lebih panjang. "Tahun depan harus diadain lagi, tapi kalau bisa dari siang," ujarnya.
Kuliner dan Aktivitas Pendukung
Selain menikmati pertunjukan utama, pengunjung juga memadati lapak jajanan dan kuliner di sekitar kawasan Kota Tua. Berbagai aktivitas pendukung turut meramaikan suasana:
- Sejumlah anak tampak bermain sepeda mengelilingi area festival
- Banyak pengunjung memanfaatkan jasa foto 360 derajat untuk mengabadikan momen liburan
- Atmosfer perayaan Imlek terasa kental dengan dekorasi dan ornamen khas Tionghoa
Pertunjukan Spektakuler Video Mapping
Ketua Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, menjelaskan bahwa Jakarta Light Festival digelar mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Salah satu daya tarik utama acara ini adalah pertunjukan video mapping yang ditampilkan pada malam hari.
"Video mapping dari jam 19.15," jelas Denny saat dikonfirmasi. Pertunjukan visual ini menampilkan proyeksi cahaya yang menakjubkan pada bangunan-bangunan bersejarah di Kota Tua.
Ragam Atraksi Budaya dan Musik
Selain video mapping, Jakarta Light Festival juga menampilkan berbagai atraksi budaya yang memperkaya nuansa perayaan Imlek:
- Chinese Dance Performance yang elegan
- Lion Dance Attraction yang penuh energi
- Tari Topeng Bian Lian yang memukau
Sejumlah musisi ternama turut memeriahkan acara, termasuk Hijau Daun, Mata Band, Angel Vie, dan Buskin Bugle. Kombinasi antara pertunjukan tradisional dan modern ini berhasil menciptakan pengalaman hiburan yang lengkap bagi pengunjung.
Sukses Menarik Minat Masyarakat
Jakarta Light Festival yang berlangsung selama dua hari, yakni Senin (16/2/2026) dan Selasa (17/2/2026), terbukti sukses menarik minat masyarakat umum. Acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata di kawasan Kota Tua.
Keberhasilan festival ini menunjukkan bagaimana perayaan budaya dapat dikemas secara modern tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang signifikan bagi ibu kota.