Jakarta Light Festival 2026: Pertunjukan Spektakuler Siap Meriahkan Imlek di Kota Tua
Jakarta Light Festival 2026: Pertunjukan Spektakuler di Kota Tua

Jakarta Light Festival 2026 Kembali Hadirkan Kemeriahan di Taman Fatahillah

Jakarta Light Festival kembali digelar di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua, untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Acara ini menawarkan beragam pertunjukan spektakuler yang dijamin akan memukau pengunjung dari berbagai kalangan.

Rangkaian Acara yang Padat dan Menarik

Ketua Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra, membeberkan bahwa Jakarta Light Festival akan berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Puncak acara adalah pertunjukan video mapping yang dijadwalkan pada pukul 19.15 WIB, menampilkan visual yang memukau dan tematik Imlek.

Selain video mapping, festival ini juga menyuguhkan berbagai pertunjukan seni tradisional Tiongkok, seperti Chinese Dance Performance, Lion Dance Attraction, dan Tari Topeng Bian Lian. Tidak ketinggalan, hiburan dari sejumlah bintang tamu ternama seperti Hijau Daun, Mata Band, Angel Vie, dan Buskin Bugle akan turut memeriahkan acara setelah waktu maghrib.

Durasi Dua Hari dengan Berbagai Atraksi

Jakarta Light Festival digelar selama dua hari, yaitu pada Senin, 16 Februari 2026, dan Selasa, 17 Februari 2026. Acara ini diharapkan dapat menarik ribuan pengunjung yang ingin merasakan kemeriahan Imlek dengan nuansa modern dan tradisional yang berpadu.

Secara paralel, Monumen Nasional (Monas) juga menggelar acara spesial bertajuk 'Monas Week Spesial Imlek'. Acara di Monas ini menampilkan video mapping edisi Imlek dalam dua sesi, yaitu pukul 19.30 WIB dan 20.30 WIB, serta atraksi air mancur menari yang digelar pada pukul 20.00 WIB dan 21.00 WIB.

Antisipasi Kemacetan dan Persiapan Pengunjung

Dengan digelarnya berbagai acara serupa di lokasi berbeda, pengelola menghimbau pengunjung untuk mempersiapkan diri terkait lalu lintas. Laporan dari Jasa Marga menunjukkan peningkatan volume kendaraan sebesar 23,19% di gerbang tol Ciawi 1 pada H-2 Imlek, mengindikasikan arus mudik dan kunjungan wisata yang padat.

Jakarta Light Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya dan penguatan sektor pariwisata ibu kota. Dengan kombinasi teknologi video mapping dan seni tradisional, acara ini diharapkan mampu memberikan pengalaman tak terlupakan bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.