Prakiraan Cuaca Jakarta 5 Maret 2026: Hujan Ringan hingga Lebat Mengguyur
Cuaca hari ini, Kamis 5 Maret 2026, di Jakarta dan wilayah sekitarnya diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat sepanjang hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat, terutama di area yang berpotensi mengalami hujan lebat seperti Tangerang.
Detail Prakiraan Cuaca untuk Jabodetabek
Pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di beberapa wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Sementara itu, Jakarta Selatan diprediksi berawan tebal, dan Kepulauan Seribu juga akan mengalami hujan ringan. Memasuki siang hari, intensitas hujan berpotensi meningkat di beberapa lokasi.
- Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara: Hujan ringan berlanjut.
- Jakarta Selatan dan Jakarta Timur: Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan turun.
- Wilayah penyangga: Bekasi dan Depok diprediksi berawan tebal di pagi hari, kemudian hujan ringan saat siang, dan kembali berawan tebal pada malam. Kota Bogor berpotensi hujan ringan dari pagi hingga siang sebelum berawan tebal di malam hari. Tangerang diperkirakan mengalami hujan lebat pada pagi hari, berlanjut hujan sedang saat siang, dan mereda menjadi hujan ringan pada malam hari.
Pada malam hari, sebagian besar wilayah Jakarta diprakirakan kembali berawan tebal, kecuali Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara yang masih berpotensi diguyur hujan ringan. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika cuaca ekstrem terjadi.
Tiga Bibit Siklon Tropis Dipantau BMKG
Sebelumnya, BMKG mengidentifikasi tiga bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi meningkatkan curah hujan, memicu angin kencang, serta menyebabkan gelombang tinggi di sejumlah provinsi dalam beberapa hari ke depan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan bahwa ketiga bibit siklon ini dipantau secara intensif selama 24 jam penuh.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang. Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar (hoaks)," kata Faisal pada Rabu, 3 Maret 2026.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa Bibit Siklon 90S berpeluang tinggi berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–48 jam ke depan. Sementara itu, Bibit Siklon 93S dan 92P memiliki peluang lebih rendah, namun ketiganya tetap berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di Indonesia.
Kemunculan ketiga bibit siklon ini meningkatkan gradien tekanan udara yang memperkuat kecepatan angin permukaan serta memicu pemusatan massa udara. Kondisi ini diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat di perairan selatan dan timur Indonesia, serta terbentuknya area pertemuan angin (konfluensi) di sepanjang Bali hingga Nusa Tenggara Timur.
Dengan adanya prakiraan cuaca ini, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipasi, seperti membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan, serta memantau informasi terbaru dari BMKG melalui laman resmi www.bmkg.co.id.
