Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto melantik jajaran pengurus Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2025-2029 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (30/6/2026). Dalam sambutannya, ia mendorong pengurus baru untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus menjadikan trail run sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.
ALTI Resmi Jadi Cabang Olahraga KONI
Bima Arya yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI mengungkapkan bahwa perkembangan trail run di Indonesia semakin positif. Organisasi yang beberapa tahun lalu masih merintis kini telah tumbuh pesat, baik dari segi kelembagaan maupun penyelenggaraan kompetisi. "Tahun ini bergabung secara resmi jadi cabor (cabang olahraga) di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Dan Insyaallah kita mempersiapkan diri mengikuti PON (Pekan Olahraga Nasional) di NTB (Nusa Tenggara Barat) 2028," ujarnya.
Pembinaan Atlet dan Standar Keselamatan
Meningkatnya minat masyarakat terhadap trail run harus diimbangi dengan pembinaan atlet dan event berkualitas. ALTI terus memperkuat sistem pembinaan melalui sertifikasi pelatih serta peningkatan standar penyelenggaraan lomba, termasuk aspek keselamatan peserta. Bima menekankan bahwa fenomena lonjakan peserta tidak boleh menjadi tren sesaat. Penyelenggara wajib memastikan kesiapan medis, pengamanan jalur, dan koordinasi yang baik agar setiap event berlangsung aman dan profesional.
Potensi Ekonomi dan Pariwisata
Bima mendorong setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah memiliki ajang trail run khas daerah masing-masing. Dengan kekayaan bentang alam, potensi pengembangan event sangat besar. "Penyelenggaraan event trail run tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, hingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," jelasnya. Kehadiran peserta dari berbagai daerah diyakini menghidupkan penginapan, warung makan, dan usaha masyarakat setempat.
Sinergi dan Kolaborasi
Bima mengingatkan pentingnya sinergi dengan KONI, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), pemerintah daerah, dan komunitas olahraga. Kolaborasi ini diperlukan untuk memperkuat ekosistem trail run sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan nasional. "Selamat bertugas, selamat bekerja, selamat berjuang. Ini dunia yang sangat menantang dan menarik. Bukan hanya hobi, bukan hanya olahraga, tapi irisannya banyak. Kita punya potensi untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan di daerah masing-masing," pesannya.



