TASPEN Salurkan Santunan Rp283 Juta untuk Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan Kereta
TASPEN Salurkan Santunan Rp283 Juta untuk Ahli Waris Guru

PT TASPEN (Persero) dengan cepat menyalurkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Total manfaat sebesar Rp283,2 juta diberikan kepada keluarga almarhumah Nurlaela, seorang guru SD Negeri Pulo Gebang 11 Petang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Penyerahan santunan dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta pada 28 April 2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno kepada ahli waris, Heris Rusman, dengan disaksikan jajaran direksi TASPEN sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan finansial di tengah duka.

Santunan JKK dan THT untuk Ahli Waris

Corporate Secretary TASPEN Henra menyampaikan duka cita atas wafatnya almarhumah sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan hak peserta tersalurkan dengan cepat dan tepat.

“Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Nurlaela. Dedikasi beliau sebagai tenaga pendidik adalah jasa yang besar bagi bangsa. Melalui proses yang cepat dan transparan, kami pastikan seluruh hak almarhumah tersampaikan kepada keluarga untuk membantu menjaga keberlangsungan hidup dan pendidikan putra beliau.”

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Total santunan sebesar Rp283.227.000 tersebut terdiri atas dua komponen utama. Pertama, manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp227.076.400 yang mencakup santunan kematian, uang duka tewas, biaya pemakaman, dan bantuan beasiswa pendidikan anak. Selanjutnya, terdapat manfaat Tabungan Hari Tua (THT) sebesar Rp56.150.600. Pemberian manfaat ini merupakan bentuk perlindungan komprehensif yang dihadirkan negara melalui TASPEN dalam menjamin kesejahteraan ASN dan keluarganya saat menghadapi risiko kerja.

Dukungan Berkelanjutan untuk Keluarga

Santunan JKK dari TASPEN tidak hanya memberikan bantuan finansial jangka pendek, tetapi juga dukungan berkelanjutan melalui beasiswa pendidikan bagi anak ahli waris sebesar Rp45.000.000. Hal ini dirancang agar risiko kerja yang dialami oleh ASN tidak memutus harapan masa depan generasi penerus mereka. Hal ini sejalan dengan upaya TASPEN dalam memberikan layanan yang cepat, tepat, dan transparan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi ASN dan keluarganya. Proses pencairan manfaat JKK yang berlangsung cepat juga tidak terlepas dari sinergi dan dukungan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam percepatan administrasi dan validasi data peserta. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama antarinstansi dalam memberikan pelayanan yang responsif dan tepat waktu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno, S.IP menyampaikan, “Mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Almarhumah Nurlaela yang menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Peristiwa ini meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan tapi bagi kita semua. Terima kasih kepada TASPEN yang telah menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Tabungan Hari Tua sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian kepada keluarga korban. Kami tahu hal ini tidak dapat menggantikan rasa duka bagi keluarga, namun setidaknya bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan di tengah duka yang mendalam. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas sekaligus perlunya meningkatkan kewaspadaan bagi para pekerja”.

Sebagai pengelola jaminan sosial ASN, TASPEN terus bertransformasi menjadi Center of Excellence. TASPEN berkomitmen untuk selalu menghadirkan layanan yang proaktif agar setiap peserta mendapatkan perlindungan optimal tanpa prosedur yang berbelit-belit. Penyaluran santunan ini juga menjadi bukti implementasi TASPEN dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan sosial melalui penyelenggaraan jaminan sosial yang profesional. "Negara hadir melalui TASPEN untuk memastikan ASN dan keluarganya tidak merasa sendirian saat menghadapi risiko kerja. Kecepatan layanan adalah prioritas utama kami," tutup Henra.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga