Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengapresiasi langkah pemerintah yang menurunkan harga liquefied natural gas (LNG) untuk industri dari USD 23 per MMBTU menjadi USD 13 per MMBTU. Ia meminta pihak perusahaan untuk berkomitmen tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah adanya penurunan harga gas industri ini.
Penghematan USD 9 per MMBTU
"Harga gas yang per hari ini 23 dolar per MMBTU turun, sampai 13 dolar. Artinya ada penghematan 9 dolar per MMBTU. Dan kami meyakini bahwa hal ini sangat menolong usaha, industri yang menggunakan gas industri. Pasti, karena dapat menghemat 9 dolar. Tentu kami harapkan perusahaan juga harus benar-benar menunjukkan komitmen," kata Andi Gani di Kantor DPP KSPSI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Diskusi Intensif dengan Pemerintah
Andi Gani menyebut, dirinya bersama pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo Hadi, Menaker Yassierli, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit, secara intens melakukan diskusi guna menurunkan harga gas industri sebagai langkah mencegah terjadinya badai PHK. Dia mengatakan, meski perang Amerika-Iran kembali berkecamuk, pemerintah bersama serikat buruh terus memperjuangkan nasib para pekerja.
Kemenangan untuk Seluruh Buruh Indonesia
Dia lantas menegaskan bahwa penurunan harga gas industri oleh pemerintah ini merupakan kemenangan untuk kaum buruh. "Perjuangannya saya tegaskan bukan hanya untuk anggota KSPSI Andi Gani, tapi untuk seluruh buruh Indonesia. Karena yang terdampak gas industri bukan hanya KSPSI pimpinan Andi Gani Nena Wea, bukan, tapi kesemuanya. Jadi, kemenangan ini kemenangan buruh Indonesia. Perjuangan ini perjuangan buruh Indonesia," tutur Andi Gani.
Menindaklanjuti PHK di PT Granito
Dalam kesempatan ini juga, Andi Gani menyampaikan bahwa pihaknya akan menemui pimpinan PT Granito yang telah melakukan PHK kepada ratusan buruh imbas dari harga gas industri yang sempat mahal. Dia mengatakan akan mencoba kembali duduk bersama untuk mencari solusi terhadap PHK yang dilakukan terhadap ratusan buruh. "Besok kita akan bicarakan nasib PT Granito dan dalam waktu dekat saya akan ketemu dengan pimpinan perusahaannya karena saya ingin menyelamatkan anggota saya, anggota KSPSI dan juga buruh yang bekerja di situ walaupun tidak berafiliasi dengan KSPSI. Buat saya, perjuangan ini adalah perjuangan bersama, bukan hanya untuk KSPSI pimpinan Andi Gani Nena Wea," imbuhnya.
Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri
Sebelumnya diberitakan, pemerintah resmi menurunkan harga LNG untuk industri menjadi USD 13 per MMBTU dari yang sebelumnya USD 20-23 per MMBTU. Hal ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (29/6). Bahlil mengatakan penurunan harga LNG dilakukan atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga keberlangsungan industri dan mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK). "Atas dasar arahan Bapak Presiden bahwa Presiden berkepentingan betul untuk menjaga industri dan lapangan pekerjaan maka kami diperintahkan, masukan dari industri itu kurang lebih sekitar USD 15-16 per MMBTU. Tapi setelah kita menghitung dan kami sudah perkenankan ke Bapak Presiden diturunkan menjadi USD 13 per MMBTU. Jadi dari USD 20-23 per MMBTU sekarang diturunkan menjadi USD 13 per MMBTU," ujar Bahlil.



