Polisi berhasil menangkap dua orang terduga pelaku pelemparan bom molotov di Koja, Jakarta Utara, yang salah sasaran hingga mengenai seorang ibu yang sedang membonceng anaknya. Peristiwa itu terjadi pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Mandiri II, Koja.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekaman CCTV, tampak sebuah bom molotov dilemparkan ke dekat salah satu rumah. Bom molotov meledak saat seorang ibu yang membonceng anaknya melintas. Ibu tersebut kemudian menabrak dinding rumah warga karena menghindari ledakan dan terjatuh. Beruntung, ibu dan anak itu tidak mengalami luka bakar.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Bima Sakti, mengatakan bahwa pelaku yang ditangkap berjumlah dua orang. "Betul, dua orang sudah diamankan," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (29/6/2026).
Motif Cemburu
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengungkapkan bahwa ada empat orang yang terlibat dalam pelemparan molotov tersebut. Pelaku utama berinisial M didorong oleh rasa cemburu terhadap mantan istrinya, R, yang memiliki kekasih baru bernama U. Meskipun M sendiri juga sudah memiliki kekasih baru, ia tidak terima dengan hubungan R dan U.
"Cuma pelaku M itu cemburu sama R sama U. Cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, inisial K," jelas Andry.
Sasaran yang Keliru
Polisi menyebut bahwa target sebenarnya dari pelemparan molotov adalah K, paman dari U. Dalam rekaman CCTV, K terlihat memakai kaus biru dan berhasil menghindar saat molotov meledak di dekatnya. K bersama sejumlah orang kemudian mengejar pelaku. Namun, bom molotov justru meledak di dekat ibu yang sedang membonceng anak, yang tidak mengenal para pelaku maupun targetnya.
"Jadi pelaku ini datang ke rumah K lagi, dari jauh sudah teriak-teriakan si pelaku atau M. Bom molotov (dilempar) ke K, tapi nggak kena kan. Jatuh ke jalan, nah si ibunya lewat, yang naik motor. Jadi si ibu ini nggak kenal pelaku, nggak kenal semua. Si pelaku ingin ngelempar si K, cuma nggak kena, nah si ibu ini lewat gitu," papar Andry.
Penangkapan Pelaku
Polisi awalnya mendatangi rumah M di Koja, namun pelaku tidak ditemukan. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap dua pelaku di dua lokasi berbeda. "(Dua pelaku) ditangkap di Cipinang dan di Cilincing. 22 Juni kejadian, 26 Juni diamankan," ujar Kompol Bima Sakti.
Satu pelaku yang ditangkap adalah M, yang merupakan pelaku utama pelemparan molotov. Sementara itu, satu pelaku lainnya belum diungkap identitasnya. Polisi masih memburu dua pelaku lain yang terlibat.
Dampak dan Tindakan Hukum
Akibat kejadian ini, ibu dan anak yang menjadi korban salah sasaran mengalami luka ringan akibat terjatuh dari motor. Mereka tidak mengalami luka bakar. Polisi terus mengembangkan penyidikan untuk menangkap pelaku lainnya dan mengungkap jaringan pelaku.
Para pelaku dijerat dengan pasal terkait tindak pidana kekerasan dan penggunaan bahan peledak. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya.



