Jakarta - Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam dalam survei Poltracking Indonesia yang menunjukkan banyak masyarakat menaruh harapan besar pada peran lembaga ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kepercayaan Publik terhadap Danantara
Peneliti Poltracking Indonesia, Ahmad Zia Fitrahudin, mengatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Danantara cukup menunjukkan optimisme. Kepercayaan besar tersebut menjadi sinyal bahwa publik mulai melihat potensi Danantara sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan aset dan investasi negara.
"Sebanyak 54,4 persen publik mengatakan percaya, gabungan cukup percaya dan sangat percaya, terhadap Danantara Indonesia. Sementara 24,9 persen publik mengatakan tidak percaya, gabungan kurang percaya dan sangat tidak percaya," kata Ahmad Zia, Sabtu (6/6/2026).
Hal itu disampaikannya saat wawancara terkait Rilis Survei Nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah & Isu Aktual Strategis. Dia memaparkan tingkat kepercayaan publik merupakan salah satu penilaian utama dalam mengukur legitimasi dan penerimaan masyarakat terhadap sebuah institusi.
Tingkat Kepuasan Masyarakat
Survei Poltracking juga merekam tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Danantara Indonesia. Hasilnya, penilaian positif dari publik lebih dominan dibanding kelompok yang menyatakan ketidakpuasan.
"Sebanyak 51,5 persen publik mengatakan puas, gabungan sangat puas dan cukup puas, terhadap Danantara Indonesia. Sedangkan 24,1 persen publik mengatakan tidak puas, gabungan kurang puas dan sangat tidak puas," ujarnya.
Lanjutnya, capaian tersebut mencerminkan munculnya optimisme publik terhadap kualitas kinerja Danantara. Meskipun lembaga ini masih berada dalam fase penguatan peran, masyarakat mulai melihat adanya potensi kontribusi yang dapat diberikan bagi pembangunan ekonomi nasional.
Ekspektasi terhadap Kinerja Masa Depan
Data survei periode 11-17 Mei 2026 ini juga menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik sedikit lebih tinggi dibandingkan tingkat kepuasan. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa sebagian masyarakat masih menaruh ekspektasi besar terhadap hasil konkret yang akan dihasilkan Danantara pada masa mendatang.
"Sebanyak 54,4 persen publik mengatakan percaya, gabungan cukup percaya dan sangat percaya, terhadap Danantara Indonesia. Sementara 24,9 persen publik mengatakan tidak percaya, gabungan kurang percaya dan sangat tidak percaya," pungkasnya.



