Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akhirnya Dibongkar Semua, Akan Diresmikan Juni 2026
Tiang Monorel Rasuna Said Dibongkar, Akan Diresmikan Juni 2026

Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akhirnya Dibongkar Semua, Akan Diresmikan Juni 2026

Jakarta - Tiang monorel yang mangkrak selama bertahun-tahun di sepanjang Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, akhirnya telah dibongkar seluruhnya. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa jalan tersebut akan diresmikan dalam kondisi bebas dari tiang monorel pada tanggal 22 Juni 2026.

Pengumuman dalam Acara Halalbihalal

Pernyataan ini disampaikan Pramono saat menghadiri acara 'Halalbihalal Paguyuban Jawa Tengah 2026' di kantor Wali Kota Jakarta Timur pada hari Minggu, 12 April 2026. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa penataan terhadap 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said telah berhasil diselesaikan.

"Satu lagi yang dari Bang Yos yang disampaikan kepada saya mengenai monorel. Maka kenapa secara khusus ketika kita merapikan, menebang, memotong monorel yang jumlahnya 109 monorel tadi, saya memberikan kepada Bang Yos," ujar Pramono, merujuk pada mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proyek Peninggalan Sutiyoso yang Terhenti

Pramono menyebutkan bahwa monorel merupakan salah satu dari banyak peninggalan infrastruktur dari masa kepemimpinan Sutiyoso pada periode 1997-2007. Namun, proyek ini terhenti akibat perubahan kebijakan di tingkat pemerintah pusat pada waktu itu.

"Karena apa? Saya yakin peninggalan Bang Yos itu begitu banyak terutama di sektor infrastruktur dan transportasi, tetapi monorel ini menjadi beban beliau pasti. Karena perubahan kebijakan yang ada di pemerintah pusat, bukan karena Bang Yos, karena perubahan kebijakan di pemerintah pusat," jelasnya.

Peresmian dan Etalase Baru Jakarta

Gubernur Pramono berencana untuk meresmikan Jalan Rasuna Said yang telah bersih dari tiang monorel pada 22 Juni 2026. Ia juga akan mengajak Sutiyoso untuk hadir dalam acara peresmian tersebut.

"Saudara-saudara sekalian, sekarang yang namanya monorel tanggal 22 Juni besok saya akan resmikan dan saya akan ajak Bang Yos, Jalan Rasuna Said Kuningan kita, pedestrian jalannya itu pasti kayak jalan Sudirman-Thamrin," tuturnya.

Pramono menegaskan bahwa penyelesaian proyek ini menjadi etalase baru dalam pembangunan Jakarta, menunjukkan komitmennya untuk bekerja tanpa banyak bicara di media sosial. "Dan itulah yang menjadi etalase baru bahwa Jakarta sekarang ini dalam membangun memang saya bukan orang yang apa, banyak mau di medsos dan enggaklah, saya ini orang kerja aja. Dan itu terselesaikan," katanya.

Dampak dan Fokus Selanjutnya

Keberadaan tiang monorel yang mangkrak selama ini sering dikeluhkan oleh masyarakat karena dianggap mengganggu pemandangan dan tata kota. Dengan selesainya pembongkaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini dapat berfokus pada pembenahan menyeluruh di koridor Rasuna Said.

Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kawasan yang lebih nyaman, representatif, dan ramah pejalan kaki, serupa dengan kondisi Jalan Sudirman-Thamrin. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga dan memperbaiki wajah infrastruktur ibu kota.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga