Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta (29.04.2026)

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keselamatan transportasi publik setelah insiden kecelakaan kereta api di Bekasi.

Anggaran dan Skema Perbaikan

Dalam kunjungannya ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, pada Selasa (28/4/2026), Prabowo menyatakan bahwa ribuan titik perlintasan tersebut merupakan warisan infrastruktur sejak zaman Belanda yang sudah puluhan tahun tidak mendapatkan penanganan menyeluruh. "Kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun, demi keselamatan," ujar Prabowo.

Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut dengan dua skema penanganan, yakni pembangunan pos jaga atau pembuatan jembatan layang (flyover). Dengan demikian, diharapkan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang dapat diminimalkan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pernyataan Komut KAI

Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Said Aqil Siradj menyatakan bahwa kecelakaan antara kereta jarak jauh dan KRL Commuter di Bekasi pada Senin (27/4/2026) terjadi akibat kelalaian pengendara taksi di perlintasan sebidang. "Semuanya menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua. Karena tidak akan terjadi kalau kita hati-hati atau betul-betul waspada," ujar Said Aqil usai menjenguk korban di RSUD Bekasi.

Ia menekankan bahwa kendaraan seharusnya tidak melintasi jalur rel ketika kereta sudah dalam jarak dekat. Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Penjelasan Polisi tentang Insiden

Polisi mengungkap penyebab awal kecelakaan yang melibatkan sejumlah kereta api di Bekasi Timur. Subdirektorat Penegakan Hukum (Subditlaka) Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa taksi listrik Green SM mengalami masalah kelistrikan saat melintas di perlintasan Ampera. "Kecelakaan ini diakibatkan dari korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik," kata Sandhi.

Kendaraan yang berhenti di atas rel itu kemudian tertabrak kereta api. Insiden awal ini hanya menimbulkan kerugian material, namun dampaknya meluas karena mengganggu perjalanan kereta lain di jalur tersebut.

Dampak dan Tindak Lanjut

Pemerintah berkomitmen untuk segera menangani perlintasan kereta api yang rawan kecelakaan. Dengan anggaran Rp4 triliun, diharapkan 1.800 titik perlintasan di Jawa dapat diperbaiki, baik melalui pembangunan pos jaga maupun flyover. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik dan mencegah kecelakaan serupa di masa depan.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab semua pihak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga